Sumenep-, Sempadan sungai adalah kawasan sepanjang kiri-kanan sungai, termasuk sungai buatan/kanal/saluran irigasi primer yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi sungai.
Perlindungan terhadap sempadan sungai dilakukan untuk melindungi fungsi sungai dari kegiatan budidaya yang dapat mengganggu dan merusak kondisi sungai dan mengamankan aliran sungai.
Namun berbeda dengan yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura. Banyaknya bangunan yang didirikan disempadan sungai seakan menjadi tren baru dan menggap benar secara ketentuan aturan yang berlaku.
” di Sumenep malah semakin menjamur, baik itu bangunan permanen dan jembatan yang dibuat permanen, dan kesemuanya nyaris hanya untuk kepentingan pribadi, apa ada oknum yang memperbolehkannya ya, meski tahu bahwa ini semua melanggar”, sindir Salehodin.
Salehodin yang merupakan aktivis Lingkungan Hidup di Kota Keris ini, menjelaskan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan oleh pemerintahan daerah sejak awal adanya indikasi yang berpotensi warga mendirikan bangunan apapun di sempadan sungai dan irigasi, sehingga tidak menjadi polemik dikemudian hari, karena hal yang pasti adalah, ada aturan yang dilanggar.
” ada indikasi warga akan membuat bangunan permanen, langsung dicegah dan diberikan pemahaman, bukan malah diperbolehkan dan bahkan ini dikondisikan untuk mempermudah, jangan gadaikan sebuah aturan dengan mendatangkan persoalan dikemudian hari, karena aturan dibuat untuk ditaati, bukan malah sengaja untuk dilanggar “, terang Salehodin.
Selain itu, Saleh mengaku akan segera bersuratan ke Dinas PUPR Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementrian PUPR, lantaran dirinya mensinyalir adanya keterlibatan oknum didaerah yang dengan sengaja berperan membantu memuluskan rencana para warga yang mendirikan bangunan disempadan sungai dan irigasi.
” kami akan bersuratan dan melaporkan sejumlah lokasi yang didirikannya bangunan permanen disejumlah lokasi di Kabupaten Sumenep, kami akan menginventarisir dan menginvestigasi, siapa saja yang terlibat dan modus apa yang diterapkan oleh para oknum ASN yang membantu mereka, dan kami akan spill siapa saja para pemiliknya “, pungkasnya.