Pemerintah Kota Surabaya berencana memperluas pelaksanaan Car Free Day (CFD) dengan menambah durasi dan titik lokasi di berbagai kawasan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah pusat agar daerah meningkatkan cakupan kegiatan bebas kendaraan tersebut.
Imbauan tersebut nantinya akan dituangkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri sebagai bagian dari upaya mendorong gaya hidup sehat dan pengurangan emisi kendaraan.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan bahwa pelaksanaan CFD tetap mempertimbangkan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, CFD di Surabaya lebih efektif jika difokuskan pada akhir pekan. Hal ini mengingat tingginya aktivitas lalu lintas pada hari kerja, di mana jumlah pergerakan masyarakat di Surabaya bisa mencapai sekitar 8 juta orang, termasuk dari wilayah sekitar seperti Sidoarjo dan Gresik.
Karena itu, Pemkot Surabaya tidak akan menerapkan CFD pada hari kerja agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Sebagai gantinya, pemerintah akan mengoptimalkan pelaksanaan CFD pada hari Sabtu dan Minggu, khususnya dengan menambah titik lokasi di berbagai wilayah kota.
Saat ini, CFD rutin digelar setiap hari Minggu di sejumlah kawasan strategis seperti Jalan Darmo, Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kertajaya, hingga kawasan Kota Lama Kembang Jepun.
Ke depan, jumlah titik CFD tersebut akan diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat Surabaya.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga berencana menerapkan kebijakan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan transportasi umum pada hari Rabu atau Kamis. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung efisiensi energi sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Dalam aturan tersebut, ASN tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi berbahan bakar minyak pada hari yang telah ditentukan.
Namun, penggunaan kendaraan listrik tetap diperbolehkan karena dinilai sejalan dengan upaya penghematan energi dan pengurangan emisi.
Melalui berbagai kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih sehat, ramah lingkungan, serta tetap menjaga kelancaran aktivitas masyarakat. 🚀







Belum ada komentar