Eri Cahyadi Buka Suara soal Isu Balai Pemuda Surabaya

Eri Cahyadi Buka Suara soal Isu Balai Pemuda Surabaya
ejatimnews.com,

Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa tidak ada kebijakan pengosongan Balai Pemuda Surabaya, menyusul adanya penataan ruang untuk kepengurusan baru Dewan Kesenian Surabaya.

Penataan ini dilakukan sebagai upaya mendukung kelancaran aktivitas organisasi tanpa mengganggu kegiatan para seniman yang selama ini beraktivitas di Balai Pemuda.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah bentuk pengosongan ruang seni, melainkan penyesuaian setelah terpilihnya ketua Dewan Kesenian yang baru.

Ia menjelaskan bahwa pengurus baru membutuhkan ruang untuk menjalankan program kerja. Namun, saat akan menempati ruangan tersebut, masih digunakan oleh pihak sebelumnya.

Karena itu, Pemkot Surabaya meminta agar ruang tersebut dapat dialihkan kepada kepengurusan baru demi menunjang aktivitas organisasi secara optimal.

Meski demikian, Eri memastikan bahwa seluruh kegiatan seni tetap berjalan normal di Balai Pemuda. Tidak ada pembatasan maupun pengurangan ruang ekspresi bagi para seniman.

Menurutnya, Balai Pemuda akan tetap menjadi pusat aktivitas seni sekaligus wadah bagi Dewan Kesenian dalam mengembangkan program-programnya.

Pemkot Surabaya menilai langkah ini sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem kesenian tetap hidup, sekaligus memastikan tata kelola organisasi berjalan lebih baik.

Dengan penataan ini, diharapkan Balai Pemuda tetap berfungsi sebagai ruang kreatif yang inklusif bagi para seniman sekaligus pusat kegiatan kesenian di Kota Surabaya.

Belum ada komentar