Sedikitnya tujuh orang di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa bumi yang berpusat di wilayah tenggara Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2) dini hari.
Informasi tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY berdasarkan laporan sementara dari Pusdalops BPBD Bantul hingga pukul 03.45 WIB.
“Korban luka tujuh orang,” demikian keterangan BPBD DIY dalam laporan awal kejadian.
Korban Dirujuk ke Rumah Sakit
BPBD belum merinci penyebab pasti luka yang dialami ketujuh korban. Namun, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Bantul serta RSUD Panembahan Senopati.
Pihak rumah sakit saat ini menangani para korban sesuai prosedur medis, sementara proses pendataan dampak gempa masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Dampak Gempa di Sejumlah Wilayah Bantul
Berdasarkan laporan BPBD DIY, tercatat empat lokasi terdampak gempa Pacitan di wilayah Bantul, yakni di Imogiri, Jetis, Pundong, dan Kasihan.
Jenis kerusakan yang terdata sementara meliputi tiga titik rumah warga mengalami kerusakan, serta satu titik tempat ibadah yang terdampak.
“Saat ini proses pendataan masih berlangsung. Data bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan,” tulis BPBD DIY dalam laporannya.
BMKG Pastikan Gempa Tidak Berpotensi Tsunami
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi tektonik di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari (6/2).
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut memiliki magnitudo 4,2 dan dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Gempa terjadi pada pukul 01.06.10 WIB dengan episentrum berada di laut pada koordinat 8,99° Lintang Selatan dan 111,18° Bujur Timur, atau sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer.
Mekanisme Gempa Akibat Subduksi Lempeng
BMKG menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episentrum dan kedalaman hiposenter, gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng.
“Mekanisme sumber gempa berupa pergerakan naik atau thrust fault,” demikian keterangan resmi BMKG.
Getaran Dirasakan di Berbagai Daerah
Guncangan gempa utama dirasakan cukup luas di sejumlah wilayah. Intensitas IV MMI dilaporkan dirasakan di Pacitan, Bantul, dan Sleman.
Sementara intensitas III MMI dirasakan di Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Lumajang, Bondowoso, Nganjuk, Wonosobo, Banjarnegara, Temanggung, hingga Madiun.
Getaran dengan intensitas II MMI juga dirasakan di Tuban, Jepara, serta Denpasar.
BMKG Catat Gempa Susulan
Pascagempa utama, BMKG mencatat adanya sejumlah gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil. Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa lanjutan.










Belum ada komentar