Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa kondisi arus kendaraan pada awal masa mudik Lebaran tahun ini masih terpantau normal.
Pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan kendaraan di berbagai jalur mudik nasional sejak H-7 Lebaran.
Menurut Dudy, meskipun mulai terjadi peningkatan volume kendaraan, situasi lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama masih tergolong lancar.
Pemerintah pun tetap melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang biasanya terjadi pada malam hari setelah waktu berbuka puasa.
“Sejauh ini kondisi arus kendaraan masih cukup lancar. Memang ada sedikit peningkatan, tetapi masih dalam kategori normal. Kami akan kembali memantau setelah waktu berbuka puasa karena kemungkinan masyarakat mulai melakukan perjalanan,” ujar Dudy kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Pembatasan Kendaraan Berat Selama Mudik
Untuk menjaga kelancaran arus mudik, pemerintah juga memberlakukan pembatasan operasional kendaraan berat selama periode Lebaran tahun ini.
Kebijakan tersebut diterapkan guna mengurangi potensi kemacetan di jalur-jalur utama yang digunakan pemudik.
Pembatasan kendaraan berat tersebut diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang telah disepakati oleh sejumlah instansi terkait.
Aturan ini membatasi kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih untuk beroperasi selama periode tertentu.
Menurut Dudy, kebijakan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
“Pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas sudah diatur dalam SKB. Kebijakan ini diambil agar arus lalu lintas tetap lancar serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” jelasnya.
Pemerintah Awasi Program Diskon Transportasi
Selain pengaturan lalu lintas, pemerintah juga memastikan berbagai program diskon transportasi yang ditawarkan oleh operator moda perjalanan benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan.
Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih terjangkau selama periode mudik Lebaran.
Dudy menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pengawasan terhadap implementasi program tersebut. Apabila terdapat operator transportasi yang tidak menjalankan kebijakan sesuai aturan, pemerintah tidak akan segan memberikan teguran hingga sanksi.
“Kami akan memantau pelaksanaan program diskon dari berbagai moda transportasi. Jika tidak dilaksanakan sesuai ketentuan, tentu akan ada teguran hingga sanksi,” ujarnya.
Pelayanan Transportasi Harus Tetap Optimal
Menhub juga menekankan bahwa kualitas pelayanan kepada penumpang harus tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh operator transportasi. Menurutnya, standar pelayanan tidak boleh menurun meskipun terjadi perubahan harga tiket.
Ia menilai pelayanan yang baik akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi selama periode mudik.
“Pelayanan harus tetap maksimal dalam kondisi apa pun, termasuk ketika ada perubahan harga tiket. Standar pelayanan menjadi hal utama agar masyarakat merasa nyaman menggunakan transportasi,” katanya.
Polri Pantau Arus Lalu Lintas Lewat Operasi Ketupat
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan kondisi arus kendaraan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat masih terkendali.
Menurutnya, pemantauan arus lalu lintas terus dilakukan di berbagai jalur utama, baik di jalan arteri maupun jalan tol. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan selama periode mudik.
“Pada hari pertama Operasi Ketupat, kondisi arus lalu lintas masih cukup terkendali. Kami terus melakukan pemantauan agar pergerakan kendaraan di jalur arteri maupun tol tetap berjalan lancar,” ujarnya.
Agus juga menyebutkan bahwa peningkatan volume kendaraan mulai terlihat setelah kebijakan pembatasan kendaraan berat mulai diberlakukan pada siang hari.
Menurutnya, Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memastikan perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran berlangsung aman dan selamat.
“Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan kembali ke rumah dengan selamat serta berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya.


















Belum ada komentar