Jakarta, ejatimnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia bagi Perwira Prajurit Karier (Pa PK) Program Khusus Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).
Upacara Praspa tersebut menjadi momentum pelantikan sekaligus pengambilan sumpah bagi 260 Perwira Prajurit Karier Program Khusus sebagai bagian dari langkah TNI menyiapkan sumber daya manusia unggul yang profesional serta adaptif terhadap perkembangan tugas.
260 Perwira Program Khusus Resmi Dilantik
Selain Kasad, kegiatan ini juga dihadiri Menteri Pertahanan Republik Indonesia serta Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau). Kehadiran para pimpinan TNI menunjukkan pentingnya program pembentukan perwira melalui jalur khusus tersebut.
Para perwira remaja yang dilantik berasal dari sejumlah lembaga pendidikan strategis nasional, yakni Universitas Pertahanan (Unhan), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug. Selama masa pendidikan, mereka telah dibekali kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi TNI.
Komposisi Perwira dari Tiga Matra
Dari total 260 perwira yang dilantik, komposisinya terdiri dari Matra Darat sebanyak 125 orang, yakni 77 putra dan 48 putri. Sementara Matra Laut berjumlah 73 orang, terdiri dari 50 putra dan 23 putri, serta Matra Udara sebanyak 62 orang, yakni 45 putra dan 17 putri.
Komposisi tersebut mencerminkan pemenuhan kebutuhan personel perwira di masing-masing matra dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara.
Penekanan Panglima TNI
Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa para perwira remaja telah melalui proses pendidikan dan pembinaan secara komprehensif guna membentuk karakter, integritas, serta jati diri sebagai prajurit TNI.
Panglima TNI menyampaikan bahwa para perwira telah digembleng di lembaga pendidikan sehingga memiliki jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional.
Tantangan Tugas Semakin Kompleks
Lebih lanjut disampaikan bahwa tantangan tugas TNI ke depan akan semakin kompleks seiring dinamika perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan nasional. Kondisi tersebut menuntut TNI untuk terus mengembangkan kapasitas serta kemampuan agar mampu beradaptasi dengan perubahan situasi dan perkembangan teknologi pertahanan.
Panglima TNI berharap para perwira yang baru dilantik mampu menjadi generasi perwira profesional, berkarakter, dan adaptif, serta memberi kontribusi nyata dalam memperkuat TNI sesuai visi TNI PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.











Belum ada komentar