Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyalurkan santunan kepada anak yatim, penyandang disabilitas, dan pengemudi ojek online (ojol) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Graha Sawunggaling, Balai Kota Surabaya, pada Sabtu (14/3/2026) sore.
Pemberian santunan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warga kota.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi hadir bersama istrinya Rini Indriyani. Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah (PD), hingga camat di lingkungan Pemkot Surabaya.
Santunan dan Silaturahmi di Akhir Ramadan
Dalam sambutannya, Eri Cahyadi menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat, khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadan.
Menurutnya, kegiatan santunan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
“Alhamdulillah pada hari ini kita bisa berbagi sekaligus bersilaturahmi. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi Kota Surabaya dan menjadi doa-doa yang mustajabah, apalagi di 10 malam terakhir Ramadan,” ujar Eri.
Wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan keberkahan bagi Kota Pahlawan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Ia berharap Surabaya dapat menjadi kota yang penuh kebaikan dan keberkahan, serta masyarakatnya hidup dalam kondisi yang lebih sejahtera.
Diikuti Anak Yatim, Disabilitas, dan Ojol
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya untuk memperkuat kepedulian sosial kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Tundjung, penerima santunan dalam kegiatan tersebut terdiri dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, anak yatim piatu, serta pengemudi ojek online yang sehari-hari bekerja melayani mobilitas warga.
Ia merinci bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 40 penyandang disabilitas beserta pendamping, 50 anak yatim piatu, serta 90 pengemudi ojek online.
Kehadiran mereka dalam acara ini diharapkan dapat memberikan semangat serta dukungan moral menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Organisasi Pemuda
Selain para penerima santunan, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat di Kota Surabaya.
Di antaranya perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi kepemudaan, hingga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan dukungan bersama dalam membangun semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Tundjung berharap kegiatan santunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan semakin memperkuat kepedulian sosial jajaran Pemkot Surabaya kepada masyarakat,” pungkasnya.












Belum ada komentar