Persiapan Lebaran, Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Tetap Siaga

Persiapan Lebaran, Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Tetap Siaga
ejatimnews.com,

Pemerintah Kota Surabaya mulai menyiapkan berbagai langkah antisipatif menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Sejumlah upaya dilakukan agar masyarakat dapat menjalani momen hari raya dengan aman dan nyaman, baik bagi warga yang melakukan perjalanan mudik maupun mereka yang tetap beraktivitas di Kota Pahlawan.

Setiap menjelang Lebaran, arus mobilitas masyarakat biasanya meningkat signifikan. Banyak warga Surabaya yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga, sementara sebagian lainnya memilih tetap berada di kota. Kondisi ini membuat pemerintah daerah perlu melakukan berbagai persiapan agar situasi tetap kondusif selama periode libur panjang.

Imbauan Keselamatan bagi Pemudik

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Surabaya, M Fikser, menjelaskan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berencana mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat. Surat tersebut ditujukan khususnya bagi warga yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan pribadi.

Dalam imbauan tersebut, masyarakat diingatkan untuk memastikan kondisi kendaraan benar-benar layak jalan sebelum memulai perjalanan jauh. Menurut Fikser, pengecekan kendaraan menjadi hal penting untuk mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan mudik.

Ia menyampaikan bahwa masyarakat sebaiknya melakukan pemeriksaan menyeluruh atau servis kendaraan terlebih dahulu. Langkah sederhana ini diharapkan dapat membantu perjalanan pemudik menjadi lebih aman dan lancar, terutama di tengah meningkatnya arus lalu lintas saat musim mudik Lebaran.

Warga Diminta Perhatikan Keamanan Rumah

Selain soal kesiapan kendaraan, Pemkot Surabaya juga mengingatkan warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Pemeriksaan instalasi listrik dan saluran air menjadi hal yang tidak kalah penting untuk mencegah potensi gangguan selama rumah kosong.

Warga juga disarankan memastikan seluruh pintu dan jendela telah terkunci dengan baik sebelum berangkat. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko yang tidak diinginkan ketika rumah ditinggalkan dalam waktu cukup lama.

Menurut Fikser, komunikasi dengan tetangga atau pengurus lingkungan juga sangat dianjurkan. Dengan adanya koordinasi tersebut, kondisi rumah dapat tetap terpantau selama pemiliknya berada di luar kota.

Ia menambahkan bahwa kebiasaan saling menjaga antarwarga merupakan salah satu kekuatan masyarakat Surabaya dalam menjaga keamanan lingkungan. Karena itu, warga yang mudik diimbau memberi informasi kepada tetangga sekitar atau petugas keamanan setempat agar pengawasan lingkungan tetap berjalan.

Koordinasi Lintas Instansi Jelang Libur Lebaran

Di sisi lain, Pemerintah Kota Surabaya juga terus mematangkan persiapan menghadapi masa libur panjang melalui koordinasi lintas instansi. Rapat koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat telah siap menjalankan tugas masing-masing selama periode Lebaran.

Dalam waktu dekat, Pemkot Surabaya berencana menggelar apel kesiapsiagaan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga perangkat daerah terkait. Kegiatan tersebut juga akan melibatkan berbagai elemen pendukung lain yang berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota.

Apel kesiapsiagaan itu direncanakan dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Momentum tersebut menjadi ajang untuk menegaskan komitmen seluruh petugas yang tetap bekerja selama masyarakat menikmati libur hari raya.

Fikser menjelaskan bahwa saat sebagian masyarakat merayakan liburan, para petugas tetap menjalankan tanggung jawabnya untuk memastikan kondisi kota tetap aman dan nyaman. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas layanan publik di Kota Surabaya.

Layanan Publik Tetap Disiagakan

Selama masa libur Lebaran, sejumlah layanan publik di Surabaya dipastikan tetap beroperasi. Meskipun terdapat jadwal cuti bersama, sistem kerja akan diatur secara bergantian agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Beberapa layanan penting seperti fasilitas kesehatan dan rumah sakit tetap disiagakan untuk melayani warga yang membutuhkan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang berada di Surabaya tetap mendapatkan akses layanan kesehatan secara optimal.

Pemkot Surabaya berharap seluruh upaya persiapan tersebut dapat membantu masyarakat menjalani perayaan Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman. Bagi warga yang mudik, pemerintah berharap perjalanan dapat berlangsung lancar hingga tiba di kampung halaman.

Sementara itu, bagi warga yang tetap berada di kota, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga, Kota Surabaya diharapkan tetap kondusif sepanjang periode libur Lebaran Pemkot Surabaya.

Belum ada komentar