Presiden Prabowo Subianto Soroti 3 Krisis Global di Rapat Kerja 2026

Presiden Prabowo Subianto Soroti 3 Krisis Global di Rapat Kerja 2026
ejatimnews.com,

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penegakan hukum dan konstitusi sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan negara serta keberlangsungan demokrasi di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam rapat kerja pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, pejabat eselon I kementerian/lembaga, serta para pimpinan BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan bahwa sebuah negara tidak dapat berdiri tanpa hukum dan konstitusi yang jelas. Tanpa keduanya, menurutnya, yang terjadi adalah hukum rimba yang justru merugikan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk terus berkomitmen menegakkan hukum yang berlandaskan kesepakatan dan konsensus nasional. Dalam konteks tersebut, Presiden mengingatkan kembali pentingnya dua tonggak sejarah bangsa, yakni Sumpah Pemuda 1928 dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945.

Menurutnya, Sumpah Pemuda menjadi simbol kuat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Para pendiri bangsa kala itu menunjukkan kebesaran jiwa dengan memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, meskipun bukan berasal dari kelompok mayoritas.

Selain itu, Presiden juga menyoroti pentingnya konstitusi tahun 1945 yang menetapkan Indonesia sebagai negara berideologi Pancasila. Ia menegaskan bahwa Pancasila menjadi dasar dalam membangun negara yang menghargai perbedaan dan tidak mengutamakan satu golongan tertentu.

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa Indonesia telah memilih sistem demokrasi dengan kedaulatan berada di tangan rakyat. Oleh karena itu, seluruh elemen pemerintahan harus menjaga nilai-nilai tersebut agar tetap berjalan dengan baik.

Menutup arahannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk terus menjaga persatuan, menegakkan hukum, serta memperkuat demokrasi demi menjaga stabilitas dan keutuhan bangsa.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar yang dibangun di atas konsensus luhur, sehingga nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Belum ada komentar