Serangan Israel di Gaza Tewaskan 10 Orang di Kamp Pengungsi Maghazi

Serangan Israel di Gaza Tewaskan 10 Orang di Kamp Pengungsi Maghazi
ejatimnews.com,

Serangan udara yang dilancarkan oleh Israel kembali mengguncang wilayah Gaza. Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka dalam serangan yang terjadi di sekitar sebuah sekolah yang menjadi tempat penampungan warga mengungsi.

Menurut keterangan otoritas medis setempat, serangan tersebut terjadi di dekat kamp pengungsi Maghazi, wilayah Gaza bagian tengah. Rumah sakit Al-Aqsa Martyrs Hospital menyebutkan bahwa puluhan korban luka telah dilarikan ke fasilitas kesehatan, dengan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.

Dikutip dari Aljazeera, Peristiwa ini terjadi di tengah bentrokan antara warga Palestina dengan kelompok milisi yang didukung Israel. Milisi tersebut dilaporkan berupaya menyerang sekolah tempat para pengungsi berlindung.

Di tengah situasi yang memanas, saksi mata menyebutkan bahwa drone Israel menembakkan dua rudal ke area tersebut, yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Warga setempat mengaku berusaha melindungi diri, namun serangan tetap terjadi secara langsung ke lokasi mereka.

Salah satu warga, Ahmed al-Maghazi, mengatakan bahwa penduduk berusaha mempertahankan tempat tinggal mereka sebelum akhirnya menjadi sasaran serangan.

Di sisi lain, pemimpin milisi yang disebut mendapat dukungan Israel mengklaim telah menewaskan beberapa anggota Hamas. Namun, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum ada tanggapan resmi dari pihak Hamas.

Kamp pengungsi Maghazi sebelumnya ditetapkan oleh militer Israel sebagai zona aman. Wilayah ini awalnya dihuni sekitar 30 ribu penduduk, namun jumlahnya meningkat drastis sejak awal konflik akibat gelombang pengungsian.

Meski berstatus zona aman, kawasan tersebut berulang kali menjadi sasaran serangan. Salah satu insiden besar terjadi pada Desember 2023 yang menewaskan lebih dari 100 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Serangan terbaru ini menambah daftar panjang kekerasan yang terus terjadi di Gaza, meskipun sebelumnya telah dicapai kesepakatan gencatan senjata pada Oktober lalu.

Dalam perkembangan lain, seorang staf dari World Health Organization juga dilaporkan tewas setelah kendaraan yang ditumpanginya menjadi sasaran tembakan di Gaza.

Situasi di wilayah tersebut hingga kini masih sangat tegang, dengan ancaman serangan yang terus berlanjut dan warga sipil menjadi pihak yang paling terdampak.

Belum ada komentar