Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan pentingnya peran serta warga dan pelaku usaha dalam menjaga keselamatan serta ketertiban di sepanjang tepi sungai. Ia mengingatkan agar area tersebut tidak dimanfaatkan untuk mendirikan bangunan maupun dijadikan tempat parkir karena berpotensi meningkatkan risiko banjir.
Menurut Eri, masih ditemukan sejumlah warga dan pemilik usaha yang menggunakan area di pinggir sungai untuk memperluas bangunan atau aktivitas usaha. Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena dapat mengganggu fungsi sungai dan membahayakan keselamatan.
Bangunan dan Parkir di Tepi Sungai Dinilai Berbahaya
Wali Kota Eri mencontohkan adanya kendaraan yang terperosok ke sungai akibat area tersebut dimanfaatkan sebagai tempat parkir. Ia menegaskan bahwa praktik seperti itu harus dihentikan karena berisiko menimbulkan kecelakaan sekaligus menghambat aliran air.
Ia menyebut setiap sungai memiliki batas aman atau sempadan antara aliran air dan bangunan. Namun, masih ada bangunan yang berdiri terlalu dekat bahkan menutup area tersebut untuk parkir.
Gangguan Aliran Air Perparah Dampak Banjir
Menurutnya, keberadaan bangunan yang menempel pada sungai serta aktivitas parkir di area tersebut dapat mengganggu aliran air. Saat curah hujan tinggi, kondisi ini berpotensi memperparah dampak banjir.
“Kalau bangunan menempel terus dan parkir menutupi sungai, aliran air jadi terganggu. Surabaya tidak bisa ditata hanya oleh pemerintah, tetapi harus bersama warga,” tegasnya.
Pengawasan Rutin dan Peran Aktif Warga
Pemerintah Kota Surabaya secara rutin melakukan pengawasan serta penataan kawasan tepi sungai. Meski demikian, Eri menegaskan bahwa keberhasilan menjaga fungsi sungai tetap bergantung pada kesadaran dan partisipasi masyarakat.
Ia mengajak warga untuk ikut mengawasi lingkungan sekitar agar sungai tetap bersih, aman, dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Sungai Bukan untuk Bangunan atau Parkir
Wali Kota Eri kembali mengingatkan bahwa sungai bukanlah area untuk perluasan bangunan maupun parkir kendaraan. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci agar penataan kota berjalan baik serta risiko bencana dapat ditekan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kawasan sungai di Surabaya diharapkan tetap tertata rapi serta mampu berfungsi optimal sebagai saluran air kota.












Belum ada komentar