Yayasan Harapan Tama Bagikan 1.000 Paket Sembako Ramadan di Surabaya

Yayasan Harapan Tama Bagikan 1.000 Paket Sembako Ramadan di Surabaya
ejatimnews.com,

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, semangat kebersamaan kembali terlihat di Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya memberikan apresiasi kepada Yayasan Harapan Tama yang membagikan 1.000 paket sembako kepada warga, khususnya masyarakat di wilayah Kecamatan Simokerto.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Jalan Gembong Nomor 50, kawasan Kapasan, Kecamatan Simokerto pada Jumat (13/3/2026). Aksi berbagi ini bukanlah kegiatan baru, melainkan program rutin yang telah dijalankan yayasan tersebut selama lebih dari satu dekade sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Simbol Kepedulian dan Toleransi Antarumat Beragama

Kehadiran kegiatan berbagi sembako ini menjadi gambaran kuat tentang nilai toleransi dan solidaritas sosial di Kota Pahlawan. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat menjelang Lebaran ini menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan mampu melampaui perbedaan latar belakang suku maupun agama.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa haru sekaligus apresiasinya kepada Yayasan Harapan Tama. Menurutnya, tindakan berbagi yang dilakukan oleh yayasan tersebut merupakan contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan tanpa memandang perbedaan.

Ia menilai kegiatan tersebut sebagai teladan yang patut dicontoh oleh masyarakat luas. Terlebih lagi, kegiatan berbagi itu dilakukan pada masa-masa akhir bulan Ramadan yang bagi umat Islam merupakan waktu penuh keberkahan.

Menurut Eri, aksi sosial yang dilakukan oleh pihak non-muslim pada bulan Ramadan menjadi bukti kuat bahwa nilai persaudaraan di Surabaya terbangun dengan sangat baik. Ia menilai hal tersebut mencerminkan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi karakter masyarakat Kota Pahlawan.

Momentum Ramadan untuk Memperkuat Kepedulian Sosial

Pada kesempatan itu, Eri juga mengajak masyarakat muslim yang memiliki kemampuan lebih untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, maupun sedekah. Menurutnya, bulan suci Ramadan merupakan momentum tepat untuk memperbanyak amal kebaikan kepada sesama.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga. Karena itu, ia berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu masyarakat yang masih membutuhkan.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa Surabaya dibangun dengan semangat persatuan yang tidak membedakan latar belakang masyarakat. Nilai kebersamaan tersebut, menurutnya, harus terus dijaga agar kota ini tetap menjadi tempat yang harmonis bagi seluruh warganya.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, pemerintah berharap rasa gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat dapat semakin kuat. Bantuan yang diberikan juga diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan, khususnya menjelang perayaan Lebaran.

Kolaborasi Pemerintah, Pengusaha, dan Masyarakat

Eri Cahyadi juga menyampaikan bahwa kegiatan berbagi sembako tersebut tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi saja, melainkan juga dilakukan di beberapa titik lain di Surabaya. Hal ini menunjukkan komitmen berbagai pihak untuk terus menebar kebaikan di tengah masyarakat.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Harapan Tama dan seluruh pengurusnya yang telah secara konsisten menggelar kegiatan sosial selama bertahun-tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Dengan adanya sinergi tersebut, Eri berharap semakin banyak kegiatan sosial yang bisa dilakukan secara bersama-sama demi membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia juga berharap kegiatan berbagi ini dapat memberikan kehangatan dan inspirasi bagi warga Surabaya untuk terus saling mendukung.

Bantuan Sembako untuk Warga Sekitar

Sementara itu, Ketua Yayasan Harapan Tama Himawan Santoso menjelaskan bahwa kegiatan berbagi sembako ini merupakan bentuk kepedulian yayasan terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, paket bantuan yang dibagikan kepada warga berisi berbagai kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula, dan garam. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang berada di lingkungan sekitar Kapasan dan Kecamatan Simokerto.

Himawan menyebutkan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda rutin yayasan selama lebih dari sepuluh tahun. Selama itu pula, pihaknya terus berupaya mempertahankan komitmen untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan sedikit keringanan bagi warga yang kurang beruntung, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Yayasan Harapan Tama ingin terus menebarkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Surabaya.

Belum ada komentar