Korban Kapal Tenggelam KM Putri Sakinah Teridentifikasi

Korban Kapal Tenggelam KM Putri Sakinah Teridentifikasi
ejatimnews.com,

LABUAN BAJO – Tim gabungan akhirnya berhasil mengungkap identitas jenazah salah satu korban kapal phinisi KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban dipastikan merupakan anak perempuan berusia 12 tahun, warga negara Spanyol, yang termasuk dalam empat turis asing yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Identitas korban terungkap setelah proses identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) yang melibatkan unsur Dokkes dan Inafis Polres Manggarai Barat.

Hasil Identifikasi DVI Pastikan Identitas Korban

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang menjelaskan, pengenalan identitas korban dilakukan melalui pencocokan data antemortem dan postmortem. Data sekunder seperti warna rambut, perhiasan, serta ciri khusus lainnya menunjukkan kecocokan kuat dengan data korban yang dilaporkan hilang.

“Tim DVI menemukan kecocokan data sekunder, termasuk perhiasan dengan tulisan berbahasa Spanyol serta ciri fisik korban,” ujar Christian, Senin (29/12/2025).

Selain itu, identifikasi juga diperkuat melalui data primer berupa sidik jari yang dicocokkan dengan database Kedutaan Besar Spanyol di Indonesia. Hasilnya menyatakan jenazah tersebut identik dengan salah satu korban kapal tenggelam.

Ditemukan Nelayan di Perairan Pulau Serai

Jenazah korban ditemukan oleh nelayan di perairan Pulau Serai pada Senin pagi sekitar pukul 06.05 WITA. Dalam waktu kurang dari 24 jam, aparat kepolisian bersama tim medis berhasil memastikan identitas korban.

Korban diketahui bernama Martines Ortuno Maria Lia. Saat ini, jenazah masih dititipkan di RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo, sambil menunggu arahan lanjutan dari pihak keluarga dan Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta.

“Keluarga korban sudah dihubungi dan memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarga mereka,” kata Christian.

Tiga Korban Masih Dalam Pencarian

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban KM Putri Sakinah kini telah memasuki hari kelima. Dari total 11 penumpang, sebanyak tujuh orang dilaporkan selamat. Sementara itu, tiga korban lainnya masih dinyatakan hilang.

Ketiga korban tersebut adalah Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF, serta dua anak lelakinya, Martin Garcia Mateo dan Martinez Ortuno Enriquejavier.

“Dengan ditemukannya satu korban, kini tersisa tiga orang yang masih dalam pencarian,” ujarnya.

Korban Merupakan Keluarga Pelatih Valencia CF

Diketahui, keempat korban yang tenggelam merupakan satu keluarga asal Spanyol. Informasi ini sempat disampaikan oleh klub sepak bola Valencia CF melalui media sosial, yang menyebutkan bahwa Fernando Martin Carreras merupakan pelatih tim B wanita klub tersebut.

Klub menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta jajaran Valencia CF Femenino dan Akademi VCF. Namun, unggahan tersebut kini sudah tidak lagi tersedia di akun resmi klub.

SAR Libatkan Penyelam dan Teknologi Canggih

Untuk mempercepat pencarian, tim SAR mengerahkan penyelam profesional, termasuk warga negara asing yang tergabung dalam Dive Operators Collaboration Komodo (DOCK). Operasi bawah laut juga melibatkan Penyelam Profesional Komodo (P3Kom) dan Gabungan Usaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri).

Selain personel, Polda NTT turut menurunkan teknologi pendukung berupa drone bawah laut dan sistem sonar yang mampu mendeteksi objek logam hingga radius 200 meter.

Kementerian Perhubungan melalui KSOP Kelas III Labuan Bajo juga mengerahkan empat kapal patroli guna mendukung kelancaran operasi pencarian serta distribusi logistik bagi tim SAR gabungan di Pulau Padar.

Belum ada komentar