Kunjungan Wisatawan ke Jawa Timur Tembus 6,2 Juta

Kunjungan Wisatawan ke Jawa Timur Tembus 6,2 Juta
ejatimnews.com,

Provinsi Jawa Timur masih menjadi salah satu daerah tujuan utama masyarakat untuk menghabiskan masa liburan. Hal ini tercermin dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 yang mencapai sekitar 6,2 juta orang.

Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata Jawa Timur tetap memiliki daya tarik kuat, baik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Selama masa libur panjang akhir tahun, berbagai destinasi wisata di wilayah ini dipadati pengunjung dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur, Evy Afianasari, mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara hingga 30 Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan dibandingkan periode libur sebelumnya.

“Totalnya sekitar 6,2 juta wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara, berlibur ke Jawa Timur selama momen Nataru,” kata Evy saat dikonfirmasi, Kamis (1/1/2026).

Dominasi Wisatawan Nusantara Selama Libur Nataru

Dalam periode libur akhir tahun tersebut, wisatawan nusantara masih menjadi penyumbang terbesar jumlah kunjungan. Tercatat sebanyak 6.211.426 wisatawan domestik melakukan perjalanan wisata ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jawa Timur selama periode yang sama mencapai 12.730 orang. Meski jumlahnya lebih kecil dibandingkan wisatawan domestik, kunjungan wisatawan asing tetap memberikan kontribusi terhadap sektor pariwisata daerah.

Evy menjelaskan bahwa tingginya jumlah wisatawan nusantara tidak lepas dari faktor aksesibilitas, keberagaman destinasi, serta ragam pilihan wisata yang tersedia di Jawa Timur, mulai dari wisata alam, wisata kota, hingga wisata keluarga.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Sepanjang 2025 Meningkat

Tidak hanya pada periode libur Nataru, tingkat kunjungan wisatawan asing ke Jawa Timur sepanjang tahun 2025 juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sepanjang 2025, wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Timur mencapai 431.242 orang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 27,88 persen dibandingkan tahun 2024 dan masih berpotensi bertambah,” ujar Evy.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa Jawa Timur masih memiliki daya tarik bagi wisatawan asing, terutama untuk destinasi wisata alam dan budaya yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Destinasi Alam Masih Menjadi Favorit Wisatawan

Berdasarkan data Disbudpar Jatim, lonjakan jumlah wisatawan selama libur Nataru 2025 didorong oleh tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.

Sejumlah destinasi wisata alam menjadi pilihan utama wisatawan, di antaranya Air Terjun Tumpak Sewu Semeru di Kabupaten Lumajang. Destinasi ini dikenal dengan panorama air terjun bertingkat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain itu, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang mencakup wilayah Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang juga menjadi salah satu tujuan favorit selama libur akhir tahun.

Destinasi alam lainnya yang ramai dikunjungi adalah Taman Nasional Baluran di Kabupaten Situbondo yang dikenal dengan bentang savana dan keanekaragaman hayatinya.

Wisata Perkotaan dan Edukasi Ikut Ramai

Tidak hanya wisata alam, sejumlah destinasi wisata perkotaan di Jawa Timur juga mencatat lonjakan pengunjung selama periode libur Nataru.

Di Kota Malang, Flora Wisata San Terra dan Kampung Heritage Kayutangan menjadi magnet wisatawan yang ingin menikmati suasana kota dengan sentuhan sejarah dan budaya.

Sementara itu, Pahlawan Street Center (PSC) di Kota Madiun juga ramai dikunjungi wisatawan yang memanfaatkan momen liburan untuk berwisata kuliner dan menikmati ruang publik.

Wisata Pantai dan Alam di Wilayah Tapal Kuda

Di wilayah Tapal Kuda, Wana Wisata Tanjung Papuma di Kabupaten Jember menjadi salah satu destinasi pantai yang banyak dikunjungi wisatawan.

Selain itu, kawasan Banyuwangi juga mencatat lonjakan kunjungan, salah satunya di destinasi Grand Watudodol yang menjadi pintu masuk wisata pantai di wilayah tersebut.

Kota Batu Masih Jadi Magnet Wisata Keluarga

Untuk segmen wisata keluarga, kawasan Kota Batu masih menjadi primadona wisatawan selama libur Nataru.

Berbagai destinasi buatan seperti Jawa Timur Park I, II, dan III serta Selecta tetap menjadi pilihan utama keluarga yang berlibur bersama anak-anak.

Tingginya kunjungan ke Kota Batu tidak lepas dari kelengkapan fasilitas wisata dan ragam pilihan hiburan yang tersedia di kawasan tersebut.

Destinasi Lain Ikut Catat Lonjakan Pengunjung

Selain Kota Batu, sejumlah destinasi lain di Jawa Timur juga mencatat peningkatan jumlah wisatawan, di antaranya Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan.

Di Kota Surabaya, Kebun Binatang Surabaya menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata bersama keluarga.

Sementara itu, kawasan wisata Lahor di Kabupaten Blitar juga mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama periode libur akhir tahun.

Daerah Primadona Wisata Jawa Timur

Evy menegaskan bahwa secara umum terdapat sejumlah daerah yang masih menjadi primadona wisatawan selama libur Nataru di Jawa Timur.

“Secara umum, daerah yang masih menjadi primadona liburan wisatawan di Jawa Timur adalah Batu, Malang, Bromo, Banyuwangi, Jember, dan Magetan,” tandasnya.

Belum ada komentar