Pemerintah Kota Surabaya terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan aksesibilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dalam waktu dekat, sejumlah proyek pembangunan jalan akan dilanjutkan pada periode 2026 hingga 2027.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa beberapa proyek prioritas meliputi pembangunan akses jalan dari kawasan Wiyung menuju Lidah, serta pengembangan jalur dari Banyu Urip, Jembatan Raci hingga perbatasan Kabupaten Gresik.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kota Surabaya.
Ia menegaskan bahwa akses jalan yang terhubung dengan baik akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Kawasan yang sebelumnya hanya menjadi permukiman, berpotensi berkembang menjadi pusat kegiatan usaha dan bisnis.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga akan fokus pada pembangunan akses menuju sejumlah destinasi wisata. Beberapa lokasi yang menjadi prioritas antara lain Taman Harmoni Surabaya, Kebun Raya Mangrove Surabaya, serta Taman Hiburan Pantai Kenjeran.
Eri menjelaskan bahwa selama ini akses menuju beberapa destinasi wisata tersebut masih belum optimal, baik dari segi infrastruktur jalan maupun transportasi umum.
Dengan pembangunan akses yang lebih baik, diharapkan transportasi umum dapat menjangkau kawasan tersebut sehingga jumlah kunjungan wisatawan meningkat dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Ia juga menekankan bahwa setiap pembangunan yang dilakukan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar untuk kepentingan popularitas.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya Pemkot Surabaya fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia guna menekan angka kemiskinan.
Dengan adanya pembangunan ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menciptakan pemerataan pembangunan sekaligus mengurangi angka kemiskinan di Kota Pahlawan.








Belum ada komentar