Pemprov Jatim imbau pengelola wisata Cegah Over Kapasitas

Pemprov Jatim imbau pengelola wisata Cegah Over Kapasitas
ejatimnews.com,

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengimbau seluruh pengelola dan pemilik wahana wisata untuk lebih memperhatikan batas maksimal jumlah pengunjung selama momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dinilai penting guna mencegah terjadinya kelebihan kapasitas yang dapat menurunkan kenyamanan, bahkan membahayakan keselamatan wisatawan.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa aspek keamanan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan destinasi wisata, terutama saat kunjungan masyarakat meningkat tajam.

“Belajar dari pengalaman, yang pertama adalah keamanan,” ujar Emil, Minggu (28/12/2025).

Keamanan Jadi Prioritas Utama

Emil mengakui bahwa masa libur panjang kerap menjadi peluang besar bagi sektor pariwisata untuk meningkatkan pendapatan. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak boleh mengabaikan kesiapan operasional dan standar keselamatan pengunjung.

Ia menekankan pentingnya peran Dinas Pariwisata di tingkat kabupaten dan kota untuk memastikan setiap wahana wisata telah memenuhi ketentuan operasional, termasuk pengaturan jumlah pengunjung.

“Kesiapan operasional wahana harus menjadi atensi khusus dari Dinas Pariwisata masing-masing daerah,” jelasnya.

Pengelola Diminta Jaga Kenyamanan Wisatawan

Meski potensi ekonomi sektor wisata meningkat selama Nataru, Emil meminta agar pengelola tetap mengedepankan kenyamanan dan keselamatan pengunjung. Dengan pengelolaan yang baik, masyarakat diharapkan dapat menikmati liburan dengan rasa aman dan tenang.

Ia juga menyoroti keberadaan desa wisata di Jawa Timur yang terus berkembang dengan beragam inovasi dan kreativitas, sehingga bisa menjadi pilihan alternatif wisata bagi masyarakat tanpa harus bepergian ke luar daerah.

Banyak Pilihan Wisata di Jawa Timur

Jawa Timur memiliki beragam destinasi wisata yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama libur akhir tahun. Mulai dari wisata alam, rekreasi keluarga, kuliner, hingga wisata belanja tersebar di berbagai daerah.

Emil mengingatkan pengunjung untuk selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah ditetapkan di setiap wahana, termasuk ketentuan jumlah maksimal pengunjung.

“Kalau ada batasan berapa orang yang boleh menggunakan wahana, itu harus dipatuhi dan tidak dilanggar,” pungkasnya.

Belum ada komentar