Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus mengintensifkan pemantauan dan pengawasan terhadap petugas penyelenggara ibadah haji sebagai bagian dari persiapan operasional haji 1447 H/2026 M.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal, termasuk kesiapan administrasi, skema pemberangkatan, hingga penanganan potensi krisis di lapangan.
Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengawasan adalah Malang Raya, Jawa Timur. Kemenhaj melakukan peninjauan langsung guna memastikan koordinasi lintas sektor berjalan baik serta seluruh instrumen pelayanan siap digunakan.
Inspektur Jenderal Kemenhaj, Dendi Suryadi, menegaskan bahwa pengawasan tahun ini dilakukan secara lebih ketat dan menyeluruh.
Ia menyampaikan bahwa kesiapan dokumen administrasi, sistem pemberangkatan, hingga mitigasi risiko menjadi prioritas utama dalam pengawasan.
Kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi bagi para petugas, mulai dari PPIH Kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), hingga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), untuk menyamakan persepsi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.
Menurut Dendi, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama tim yang solid.
Ia menekankan pentingnya membangun kekompakan, rasa saling peduli, serta lingkungan kerja yang harmonis di antara para petugas. Hal tersebut diyakini akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan yang diberikan kepada jemaah di Tanah Suci.
Lebih lanjut, Dendi mengingatkan bahwa pelayanan haji yang optimal membutuhkan mentalitas kuat serta kepedulian nyata dari setiap petugas.
Ia mengajak seluruh personel untuk saling membantu, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Prinsip kebersamaan, seperti yang muda membantu yang lebih tua dan yang sehat membantu yang membutuhkan, menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan maksimal.
Dengan pengawasan yang lebih ketat dan koordinasi yang solid, Kemenhaj berharap penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah Indonesia.






Belum ada komentar