Surabaya Industrial Labour Festival 2026 Dibuka, tersedia 1.200 Lowongan Kerja

Surabaya Industrial Labour Festival 2026 Dibuka, tersedia 1.200 Lowongan Kerja
ejatimnews.com,

Pemerintah Kota Surabaya menggelar Surabaya Industrial & Labour Festival 2026 yang berlangsung pada 7–9 April 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Balai Kota Surabaya dan Grand City Convention Hall dengan menggabungkan bursa kerja (job fair) dan pertemuan bisnis (business matching) berskala internasional.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kota.

Menurutnya, festival ini menjadi wadah bagi pencari kerja untuk bertemu langsung dengan perusahaan, sekaligus membuka akses pasar global bagi pelaku UMKM lokal.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan pelaku usaha tanpa menggunakan dana APBD, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lapangan kerja di tengah dinamika ekonomi global.

Dalam sesi business matching, Pemkot Surabaya menghadirkan buyer dari berbagai negara seperti Pakistan, Brunei Darussalam, Amerika Serikat, Singapura, Hong Kong, dan Oman. Produk yang ditawarkan meliputi sektor makanan, minuman, furnitur, hingga fesyen seperti batik.

Pemkot juga menekankan pentingnya kurasi produk agar mampu bersaing di pasar internasional, sekaligus memperkuat infrastruktur logistik untuk mendukung kegiatan ekspor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menyebutkan bahwa festival ini diikuti sekitar 35 perusahaan dengan total 1.200 lowongan kerja.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan lebih dari 2.000 pendaftar melalui aplikasi Arek Suroboyo Siap Kerjo (ASSIK).

Selain job fair, kegiatan ini juga dilengkapi coaching clinic ekspor bagi pelaku usaha. Sebanyak 80 pelaku usaha mengikuti program tersebut, dengan 36 di antaranya telah siap mengikuti business matching.

Puncak acara akan digelar di Grand City Convention Hall dan direncanakan dihadiri Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama perwakilan Kementerian Perdagangan.

Dalam agenda tersebut juga akan dilakukan pelepasan ekspor produk UMKM secara simbolis dengan target transaksi mencapai 100 juta dolar AS.

CEO Performa Optima Group, Stefanus Sugeng Irawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia industri, tenaga kerja, dan inovasi teknologi.

Ia berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga mampu mendorong transformasi industri yang lebih adaptif dan kompetitif di Surabaya.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Surabaya optimistis dapat memperkuat ekosistem industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan perluasan pasar ekspor.

Belum ada komentar