Kemendikdasmen Gandeng McGill University dan UEA Perkuat Pendidikan

Kemendikdasmen Gandeng McGill University dan UEA Perkuat Pendidikan
ejatimnews.com,

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia memperkuat agenda peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah melalui penguatan kemitraan strategis bersama McGill University Kanada dan Uni Emirat Arab (UEA).

Kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat penguatan kompetensi pendidik, pemimpin sekolah, serta sistem pendukung pendidikan agar layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan dapat menjangkau lebih banyak anak Indonesia.

Dukungan Hibah dan Pembentukan Program Kepemimpinan

Penguatan kemitraan internasional tersebut memperoleh dukungan hibah transformatif dari UEA melalui Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation yang disalurkan kepada McGill University. Dukungan ini menjadi dasar pembentukan UAE–Indonesia Future Leaders Program.

Program tersebut dirancang untuk memobilisasi keahlian lintas disiplin serta dukungan keilmuan dan beasiswa guna mendorong perubahan sosial dan menjawab kebutuhan masa depan, termasuk pada bidang keberlanjutan, teknik, kesehatan, serta pendidikan guru.

Landasan Kerja Sama Melalui Memorandum Saling Pengertian

Kemitraan trilateral ini dibangun di atas Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara Kemendikdasmen dan McGill University yang telah ditandatangani di Jakarta pada 1 Desember 2025. MSP tersebut berfungsi sebagai kerangka payung kerja sama pendidikan antara kedua institusi.

Ruang lingkup MSP mencakup pengembangan kepemimpinan pendidikan, pendidikan guru dan pengembangan profesional, kurikulum dan asesmen, inovasi pembelajaran, riset, pemantauan dan evaluasi, serta pertukaran pengetahuan dan pembangunan jejaring antar-lembaga.

Penguatan Guru dan Kepemimpinan Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah merupakan investasi yang berdampak besar dan berjangka panjang bagi perbaikan sistem pendidikan nasional.

Melalui kolaborasi ini, Kemendikdasmen mendorong pengembangan profesional yang terstruktur, berbasis bukti, dan responsif terhadap realitas lokal. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat literasi, numerasi, kesejahteraan peserta didik, serta pembelajaran yang lebih mendalam.

“Penguatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah adalah investasi yang berdampak besar dan berjangka panjang. Guru dan pemimpin sekolah yang berkualitas merupakan kunci daya ungkit perbaikan pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Menteri Mu’ti.

Jejaring Perguruan Tinggi Indonesia dan UEA

Dalam pelaksanaan MSP tersebut, Kemendikdasmen dan Universitas Indonesia menjadi mitra strategis utama. McGill University juga berperan sebagai penghubung terbentuknya jejaring kolaborasi baru antara Universitas Indonesia dan sejumlah perguruan tinggi di UEA.

Beberapa perguruan tinggi yang terlibat antara lain United Arab Emirates University, University of Sharjah, Khalifa University, dan Zayed University. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat koneksi antarkomunitas akademik Emirat dan Indonesia serta memperluas pertukaran pengetahuan dan praktik baik.

Program Lima Tahun Pengembangan Pendidikan

Inisiatif kerja sama ini dirancang sebagai program lima tahun yang berfokus pada penguatan pendidikan guru dan kepemimpinan sekolah. Salah satu bentuk implementasinya adalah melalui program International Leadership in Education and Administrative Development (ILEAD) di Faculty of Education McGill.

Sasaran utama program mencakup widyaiswara, guru dalam jabatan, kepala sekolah, serta administrator pendidikan agar memiliki perangkat kepemimpinan yang kuat di ruang kelas, lingkungan sekolah, dan struktur tata kelola pendidikan.

Dukungan Pengembangan Kapasitas Lintas Sektor

Selain sektor pendidikan, program kemitraan ini juga mendukung peningkatan kapasitas nasional pada bidang strategis lain, seperti kesehatan dan keberlanjutan. Dukungan yang diberikan mencakup fellowship, pendidikan lanjutan bagi guru, hibah riset, inisiatif berbagi pengetahuan, serta program pengembangan kepemimpinan.

McGill University juga membuka kesempatan bagi mahasiswa pascasarjana Indonesia untuk mengikuti pelatihan riset dan melaksanakan sebagian penelitian tesis mereka di bawah supervisi profesor McGill.

Kerangka Implementasi dan Tindak Lanjut

Menteri Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kemitraan ini tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga membuka jalur pengembangan talenta lintas sektor yang relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia di masa depan.

Kemendikdasmen menyampaikan bahwa MSP Kemendikdasmen–McGill berfungsi sebagai naskah payung kerja sama. Implementasi teknis selanjutnya akan dituangkan melalui satu atau beberapa naskah pengaturan antara unit-unit yang ditunjuk, yang merinci tujuan dan keluaran, pembagian peran, jadwal pelaksanaan, serta pengaturan keuangan dan administratif.

Belum ada komentar