Label rekaman Ador, yang menaungi grup K-pop papan atas NewJeans, mengajukan gugatan hukum terhadap salah satu anggota grup, Danielle Marsh. Langkah ini menjadi babak terbaru dalam konflik panjang antara manajemen dan para personel yang telah berlangsung hampir setahun.
Perusahaan induk Ador, Hybe, mengonfirmasi bahwa gugatan tersebut menuntut ganti rugi sebesar US$30 juta. Gugatan ini juga menyasar salah satu anggota keluarga Danielle serta mantan pimpinan Ador, Min Hee-jin, sebagai bagian dari klaim pelanggaran kontrak.
Situasi NewJeans semakin tidak menentu karena kembalinya Minji, salah satu anggota lain, masih belum dipastikan. Kondisi ini membuat grup yang sebelumnya beranggotakan lima orang kini hanya tersisa tiga personel aktif.
Harapan Comeback Lima Anggota Pupus
Perkembangan ini muncul kurang dari dua bulan setelah beredar laporan bahwa NewJeans akan kembali ke agensi sebagai grup lengkap. Kabar gugatan tersebut langsung memupus harapan penggemar akan comeback penuh.
Reaksi penggemar pun membanjiri media sosial. Sebagian besar menyuarakan slogan “NewJeans is five or nothing” dan mempertanyakan alasan Danielle menjadi satu-satunya anggota yang disorot dalam langkah hukum tersebut.
NewJeans dan Konflik dengan Manajemen
NewJeans dikenal sebagai salah satu grup paling berpengaruh sejak debut mereka pada 2022. Dengan perpaduan R&B era 1990-an dan pop modern, grup ini dengan cepat meraih kesuksesan global dan menjadi salah satu artis terlaris di dunia dalam waktu singkat.
Namun, pada 2024, hubungan antara NewJeans dan Ador memburuk setelah pemecatan CEO Ador saat itu, Min Hee-jin, yang selama ini dianggap sebagai mentor oleh para anggota.
Perseteruan tersebut mengguncang industri K-pop, mempertemukan para bintang muda berusia 17 hingga 21 tahun dengan raksasa hiburan Korea Selatan.
Gugatan Kontrak dan Putusan Pengadilan
NewJeans sempat menuding Ador melakukan perlakuan tidak adil serta komunikasi yang disengaja untuk memanipulasi mereka. Para anggota kemudian mengumumkan niat untuk keluar dari agensi.
Ador merespons dengan mengajukan gugatan hukum untuk mencegah kepergian mereka. Pada Oktober, pengadilan distrik memutuskan bahwa NewJeans harus tetap mematuhi kontrak mereka dengan Ador hingga 2029.
Beberapa waktu kemudian, laporan media lokal menyebutkan bahwa kelima anggota akan kembali ke agensi. Namun, situasi berubah drastis setelah Ador mengumumkan pemutusan kontrak dengan Danielle.
Posisi Anggota Lain dan Pernyataan Ador
Dalam pernyataannya, Ador menyebut Danielle, anggota keluarganya, dan Min Hee-jin memiliki tanggung jawab besar atas keretakan hubungan antara agensi dan grup.
Ador juga mengklaim bahwa para anggota NewJeans telah menerima informasi yang dianggap tidak seimbang sehingga memicu kesalahpahaman
Belum ada komentar