SPMB Jatim 2026 Resmi Diluncurkan, Ini Jadwal Lengkap dan Kuotanya!

SPMB Jatim 2026 Resmi Diluncurkan, Ini Jadwal Lengkap dan Kuotanya!
ejatimnews.com,

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi meluncurkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 sebagai langkah untuk memastikan proses penerimaan berjalan transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Peluncuran ini sekaligus menjadi awal rangkaian SPMB 2026 yang dirancang lebih sistematis, inklusif, serta mudah dipahami oleh masyarakat.

Khofifah menjelaskan bahwa momentum ini juga dimanfaatkan untuk sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat luas, agar memahami secara menyeluruh alur pendaftaran hingga pengumuman hasil.

Menurutnya, tahapan SPMB tahun ini disusun lebih sederhana agar masyarakat tidak mengalami kebingungan selama proses berlangsung.

Pelaksanaan SPMB 2026 dibagi dalam empat tahap. Tahap pertama dimulai melalui jalur domisili untuk SMA dan SMK pada 11–15 Juni 2026. Untuk SMA, kuota jalur domisili sebesar 20 persen, sedangkan SMK sebesar 10 persen.

Tahap kedua meliputi jalur afirmasi, mutasi, serta prestasi hasil lomba yang berlangsung pada 17–23 Juni 2026. Pada jenjang SMA, kuota afirmasi mencapai 30 persen yang mencakup berbagai kategori, termasuk keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas.

Sementara itu, untuk SMK, kuota afirmasi sebesar 15 persen dengan pembagian yang disesuaikan kebutuhan. Selain itu, tersedia juga jalur mutasi sebesar 5 persen serta jalur prestasi lomba sebesar 5 persen.

Pemprov Jatim juga menghadirkan kebijakan baru berupa “golden ticket” bagi ketua OSIS dan penghafal kitab suci, masing-masing satu calon murid di setiap sekolah.

Tahap ketiga adalah jalur nilai prestasi akademik untuk SMA dengan kuota 25 persen yang dijadwalkan pada 24–29 Juni 2026. Sedangkan tahap keempat diperuntukkan bagi SMK dengan kuota terbesar, yakni 65 persen, yang dibuka pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggelar sosialisasi di lima wilayah Bakorwil, meliputi Surabaya, Tuban, Ponorogo, Jember, dan Pamekasan pada 9–24 April 2026.

Selain itu, Dinas Pendidikan Jawa Timur juga mendorong sosialisasi secara masif di seluruh satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB. Proses ini diperkuat dengan dashboard berbasis teknologi yang memungkinkan pemantauan secara real-time.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menambahkan bahwa pihaknya juga membuka Posko SPMB 2026 untuk membantu masyarakat dalam proses pendaftaran.

Posko ini tersedia di sekolah negeri, kantor cabang dinas, hingga kantor pusat Dinas Pendidikan Jawa Timur, baik secara langsung maupun melalui layanan daring.

Tak hanya itu, SPMB 2026 juga dilengkapi layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah akses informasi secara cepat dan responsif.

Dengan berbagai inovasi tersebut, Pemprov Jatim menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan setiap calon murid mendapatkan kesempatan yang adil dalam mengakses pendidikan di Jawa Timur.

Belum ada komentar