Wamen Nezar Dorong Indonesia dan India Perkuat Kolaborasi AI Menuju Indonesia Emas 2045

Wamen Nezar Dorong Indonesia dan India Perkuat Kolaborasi AI Menuju Indonesia Emas 2045
ejatimnews,

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan India di bidang kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, hubungan kedua negara yang telah terjalin sejak berabad-abad melalui jalur rempah kini memasuki babak baru melalui kolaborasi di sektor teknologi.

Nezar mengatakan Indonesia dan India memiliki peluang membangun masa depan bersama melalui pengembangan riset, talenta digital, infrastruktur, serta inovasi AI yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara.

Menurutnya, India merupakan mitra strategis karena telah memiliki pengalaman dalam membangun infrastruktur publik digital. Sementara itu, Indonesia memiliki bonus demografi, sumber daya strategis, dan potensi besar untuk memperluas pemanfaatan teknologi AI.

“Karena India dan Indonesia bukanlah pesaing yang mengejar jalur sempit yang sama di bidang AI. Kita saling melengkapi,” ujar Nezar Patria dalam acara An Overview of the AI Roadmap of Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, regulasi Peta Jalan AI Indonesia menjadi landasan untuk membawa kemitraan Indonesia dan India ke tahap implementasi yang lebih konkret.

Nezar menegaskan Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar bagi teknologi AI global. Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan perangkat lunak, komputasi, pusat data, dan pengembangan talenta digital agar Indonesia mampu mengambil peran lebih besar dalam ekosistem AI.

“Selama ini, persaingan global untuk AI telah memperlakukan negara-negara seperti Indonesia sebagai pasar. Tempat untuk menjual produk AI, bukan tempat di mana AI dibangun. Saya ingin menolak kerangka berpikir tersebut malam ini, dengan hormat namun tegas,” tegasnya.

Ia juga menyebut Indonesia memiliki berbagai modal untuk mengembangkan industri AI, mulai dari cadangan nikel dan mineral kritis, jumlah penduduk usia produktif yang besar, hingga posisi strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Promo Perumahan Grand Eastern

Nezar menilai peluang kerja sama kedua negara semakin terbuka setelah kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia yang menghasilkan 16 perjanjian baru.

Selain itu, Indonesia dan India juga berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi digital, termasuk integrasi sistem pembayaran digital dan pengembangan Indonesia Open Network sebagai fondasi kolaborasi AI.

Sebagai tindak lanjut, Nezar mendorong peningkatan kerja sama melalui pertukaran peneliti AI, pengembangan startup, serta peningkatan investasi riset dan pengembangan perusahaan teknologi asal India di Indonesia.

“Saya mengajak Indcham untuk membantu kami mengidentifikasi perusahaan-perusahaan India, mulai dari pemimpin layanan TI hingga perusahaan rintisan berbasis AI, yang siap membangun kehadiran riset dan pengembangan yang nyata di Indonesia, bukan hanya kantor penjualan,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Nezar menegaskan Kementerian Komunikasi dan Digital berkomitmen memastikan setiap kolaborasi Indonesia dan India di bidang AI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email

Belum ada komentar