Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Kelompok 06 Desa Kranji mengajak anak-anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Sidodadi belajar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS sejak usia dini.
Edukasi tersebut dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Sidodadi, Desa Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan dikemas secara sederhana dan interaktif agar materi mengenai kebersihan dan kesehatan mudah dipahami oleh anak-anak.
Mahasiswa KKN mengenalkan sejumlah kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mencuci tangan menggunakan sabun, mandi secara teratur, menggosok gigi, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
Anak-anak juga diajak memahami alasan pentingnya menjaga kebersihan diri. Dengan begitu, kebiasaan hidup bersih dan sehat tidak hanya dipahami sebagai aturan, tetapi dapat mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu materi yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah kebiasaan mencuci tangan dengan benar.
Mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah bermain, dan setelah melakukan aktivitas yang membuat tangan kotor.
Kebiasaan sederhana tersebut diperkenalkan sebagai salah satu langkah untuk menjaga kebersihan diri dan mencegah penyebaran kuman.
Selain itu, anak-anak juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Mereka diarahkan untuk membiasakan menggosok gigi secara rutin serta menjaga kebersihan gigi setelah mengonsumsi makanan dan minuman.
Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung dalam suasana ceria dengan melibatkan interaksi langsung antara mahasiswa KKN dan para siswa. Pendekatan tersebut dilakukan agar materi mengenai kebersihan dan kesehatan tidak terasa seperti pembelajaran yang kaku.
Mahasiswa KKN UMLA Kelompok 06 Desa Kranji menyampaikan bahwa pengenalan PHBS sejak usia dini penting dilakukan karena kebiasaan yang dibentuk sejak kecil dapat menjadi bagian dari kehidupan anak hingga mereka tumbuh dewasa.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai kebersihan diri, tetapi juga mendorong anak-anak untuk mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dukungan guru dan orang tua juga diharapkan dapat membantu menjaga konsistensi kebiasaan tersebut setelah kegiatan edukasi selesai.
Sosialisasi PHBS di TK ABA Sidodadi menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UMLA Kelompok 06 Desa Kranji dalam bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Edukasi mengenai mencuci tangan, menggosok gigi, mandi, serta menjaga kebersihan lingkungan diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk anak-anak yang lebih peduli terhadap kesehatan dan kebersihan diri.








Belum ada komentar