Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Kelompok 06 berkolaborasi dengan Puskesmas Paciran dan Dinas Kesehatan menggelar penyuluhan kesehatan serta screening Tuberkulosis atau TBC bagi masyarakat di Desa Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, tersebut menjadi bagian dari Pemeriksaan ACF Terintegrasi CKG atau Active Case Finding/Cek Kesehatan Gratis. Selain warga Desa Kranji, kegiatan juga diikuti masyarakat dari Desa Drajat dan Desa Kandangsemangkon.

Masyarakat tidak hanya menjalani pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendapatkan penyuluhan mengenai diabetes atau yang dikenal sebagai kencing manis. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan untuk mendeteksi secara dini adanya dugaan TBC.
Mahasiswa KKN UMLA Kelompok 06 turut mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari membantu pendataan, mengarahkan peserta, hingga mendampingi masyarakat selama proses pemeriksaan berlangsung.
Dalam sesi penyuluhan, tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai diabetes, termasuk pentingnya mengenali kondisi tubuh, menjaga pola makan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Edukasi tersebut diberikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini dalam menjaga kondisi kesehatan.
Seorang tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan itu menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan tidak menunggu sampai muncul keluhan yang berat untuk melakukan pemeriksaan. Dengan pemeriksaan dan deteksi dini, kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah selanjutnya dapat dilakukan dengan tepat.”
Setelah penyuluhan mengenai diabetes, kegiatan dilanjutkan dengan screening TBC melalui pendekatan Active Case Finding atau ACF. Pemeriksaan tersebut ditujukan untuk menemukan lebih dini masyarakat yang memiliki gejala atau berisiko mengalami TBC.
Dengan pemeriksaan awal tersebut, masyarakat yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut dapat memperoleh layanan dari tenaga kesehatan.
Keterlibatan mahasiswa KKN UMLA Kelompok 06 menjadi bagian dari kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesadaran serta akses terhadap layanan kesehatan.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk ikut memberikan kontribusi dalam edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pengetahuan mengenai diabetes dan TBC diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.
Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan yang diberikan langsung oleh tenaga kesehatan.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu karena kami bisa mendapatkan pemeriksaan sekaligus penjelasan langsung dari tenaga kesehatan. Kami jadi lebih memahami pentingnya menjaga pola hidup dan melakukan pemeriksaan sejak dini.”
Melalui kegiatan ACF Terintegrasi CKG, mahasiswa KKN UMLA bersama Puskesmas Paciran dan Dinas Kesehatan mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Penyuluhan diabetes serta screening TBC menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kebiasaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.








Belum ada komentar