Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Kelompok 06 Desa Kranji menggelar sosialisasi dan edukasi mengenai pergaulan sehat serta pencegahan perilaku seksual berisiko kepada siswa MTs 17 Kranji, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian mahasiswa KKN terhadap perkembangan remaja. Para siswa diajak memahami pentingnya menjaga diri, membangun lingkungan pertemanan yang positif, serta memahami batasan dalam berinteraksi dengan lawan jenis.
Materi yang disampaikan disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Tidak hanya membahas mengenai pergaulan bebas, mahasiswa KKN juga memberikan pemahaman tentang dampak perilaku seksual berisiko, pentingnya menjaga batasan diri, hingga cara mengambil keputusan ketika menghadapi pengaruh lingkungan dan tekanan dari teman sebaya.
Mahasiswa turut mengajak siswa agar lebih selektif dalam memilih lingkungan pertemanan. Masa remaja, menurut materi yang disampaikan, menjadi periode penting dalam pembentukan karakter sehingga diperlukan pemahaman untuk membedakan pergaulan yang positif dan perilaku yang dapat memberikan dampak negatif.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif. Mahasiswa KKN memberikan contoh situasi yang dekat dengan kehidupan remaja dan mengajak para siswa berdiskusi mengenai cara menyikapi ajakan maupun tekanan yang dapat mengarah pada pergaulan tidak sehat.
Salah seorang anggota KKN UMLA Kelompok 06 menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan upaya preventif untuk memberikan bekal pengetahuan kepada siswa dalam menjaga diri dan menentukan lingkungan pergaulan.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada teman-teman di MTs 17 Kranji bahwa menjaga diri dan memilih pergaulan merupakan hal yang penting. Kami berharap mereka dapat memahami batasan dalam berinteraksi, berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang berisiko, serta lebih bijak dalam mengambil keputusan untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Edukasi tersebut juga menyoroti pengaruh perkembangan teknologi dan media sosial dalam kehidupan remaja.
Kemudahan mengakses berbagai informasi membuat siswa perlu memiliki kemampuan untuk menyaring konten dan tidak mudah mengikuti tren maupun perilaku yang dapat memberikan dampak negatif.
Seorang siswa MTs 17 Kranji yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga pergaulan.
“Sebelumnya kami mengetahui tentang pergaulan bebas secara umum, tetapi setelah mengikuti kegiatan ini kami jadi lebih memahami dampaknya dan bagaimana cara menjaga diri ketika berada dalam lingkungan pertemanan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMLA Kelompok 06 Desa Kranji berharap pemahaman mengenai pergaulan sehat dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menjalani masa remaja dengan lebih bijak.
Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berinteraksi dengan teman maupun saat menggunakan media sosial.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UMLA dalam mendukung terbentuknya generasi muda yang memiliki pengetahuan, mampu menjaga diri, serta dapat membangun lingkungan pertemanan yang sehat dan positif.








Belum ada komentar