Enea Bastianini Usulkan Perubahan Jadwal Tes MotoGP 2027

Enea Bastianini Usulkan Perubahan Jadwal Tes MotoGP 2027
ejatimnews,

Enea Bastianini meminta penyelenggara MotoGP mempertimbangkan perubahan jadwal tes pramusim 2027. Pembalap Tech3 KTM tersebut menilai satu hari pengujian setelah Grand Prix Valencia belum cukup bagi para pembalap untuk memahami motor generasi baru dan karakteristik ban Pirelli.

Dalam laporan Crash.net 17 Oktober 2026, Bastianini mengusulkan agar pembalap yang belum mendapat kesempatan menjajal motor 2027 dapat mengikuti sesi shakedown di Sepang pada Januari. Usulan itu muncul menjelang perubahan besar regulasi teknis MotoGP, termasuk penggunaan mesin 850 cc dan pergantian pemasok ban dari Michelin ke Pirelli.

Sesi tes resmi pertama secara berkelompok untuk motor 2027 dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 1 Desember 2026, setelah seri penutup MotoGP di Valencia. Namun, Bastianini menilai waktu tersebut terlalu singkat, terutama bagi pembalap yang akan berganti tim atau pabrikan pada musim berikutnya.

Menurutnya, para pembalap membutuhkan waktu untuk memahami karakter ban baru, menentukan arah pengembangan motor, dan menyesuaikan gaya berkendara dengan paket teknis yang berbeda.

“Setelah Valencia, kami hanya memiliki satu hari pengujian pada Selasa. Padahal, sesi itu akan sangat penting untuk memahami arah pengembangan yang harus diambil. Memahami ban hanya dalam satu hari akan sangat sulit,” kata Bastianini.

Ia juga menilai pergantian motor bagi sejumlah pembalap akan menjadi tantangan tersendiri jika hanya dilakukan dalam satu sesi pengujian.

“Bagi banyak pembalap di grid, mengganti motor dalam tes hari Selasa itu juga akan sangat sulit,” ujarnya.

Bastianini berharap penyelenggara MotoGP dapat mengevaluasi kembali program pengujian agar pembalap memiliki waktu lebih panjang sebelum musim 2027 dimulai.

Bastianini menilai tiga hingga empat hari pengujian akan memberikan kesempatan lebih baik bagi pembalap untuk memahami motor baru. Waktu tambahan itu dibutuhkan agar mereka dapat mempelajari karakteristik kendaraan sebelum memasuki musim kompetisi.

“Dalam tiga atau empat hari, Anda bisa memahami motor dengan jauh lebih baik. Menurut saya, kami membutuhkan waktu lebih banyak untuk itu dan perlu menyesuaikan kembali program pengujian bersama MotoGP,” tutur Bastianini.

Ia mengungkapkan bahwa usulan tersebut telah dibicarakan bersama sejumlah pembalap. Mereka berharap aspirasi itu dapat disampaikan kepada Dorna dan pengelola kejuaraan untuk dipertimbangkan.

“Saya sudah berbicara dengan beberapa pembalap, dan menurut saya, kami perlu menyampaikan hal ini kepada Dorna dan MotoGP,” katanya.

Bastianini juga menyebut kesempatan mengikuti tes tambahan dapat memberikan manfaat bagi seluruh pembalap yang sedang mempersiapkan diri menghadapi perubahan teknis pada 2027.

Salah satu alasan Bastianini mengajukan perubahan adalah perbedaan kesempatan pengujian di antara para pembalap. Sejumlah pembalap yang berasal dari Moto2 dan Superbike telah memperoleh kesempatan menjajal ban Pirelli dan motor baru dalam beberapa sesi pengujian.

Promo Perumahan Grand Eastern

Sebaliknya, pembalap yang masih berkompetisi di MotoGP belum tentu bisa menguji motor yang akan mereka gunakan pada musim berikutnya. Situasi ini berkaitan dengan perpindahan pembalap antartim yang membuat kesempatan tes tidak merata.

Crash.net menjelaskan bahwa sesi shakedown di Sepang berlangsung selama tiga hari dan biasanya diperuntukkan bagi pembalap penguji serta pendatang baru atau rookie.

Dengan pengaturan peringkat konsesi yang diatur ulang untuk 2027, pembalap reguler yang sudah terikat kontrak dan bukan pendatang baru tidak otomatis memenuhi syarat untuk mengikuti sesi tersebut.

Bastianini menilai perbedaan kesempatan itu perlu diperhitungkan karena motor yang digunakan pada 2027 tidak akan sama dengan motor musim berjalan.

Pergantian pemasok ban juga membuat pembalap harus mempelajari karakteristik baru yang berpengaruh terhadap pengereman, akselerasi, dan pengendalian motor.

“Sekarang kita melihat banyak pembalap dari Moto2 dan Superbike berulang kali mencoba ban baru dan motor baru. Kami berasal dari MotoGP, tetapi MotoGP tahun ini bukanlah MotoGP tahun depan, dan bannya juga tidak akan sama. Saya tidak bisa cukup menekankan betapa pentingnya mendapatkan waktu beberapa hari untuk pengujian ini,” ujar Bastianini.

Usulan tersebut juga berkaitan dengan masa depan Bastianini. Setelah memperkuat Tech3 KTM, ia dijadwalkan pindah ke Trackhouse Aprilia pada musim 2027.

Perpindahan tim membuat sesi pengujian menjadi penting baginya untuk memahami karakter motor dan bekerja bersama tim teknis yang baru. Namun, persoalan yang disampaikan Bastianini tidak hanya menyangkut persiapannya sendiri, melainkan juga kesempatan pembalap lain yang menghadapi situasi serupa.

Perubahan regulasi 2027 akan menjadi salah satu peralihan teknis terbesar MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Selain penggunaan mesin 850 cc, kejuaraan juga beralih dari Michelin ke Pirelli sebagai pemasok ban. Karena itu, waktu pengujian menjadi bagian penting dalam proses adaptasi pembalap dan pengembangan motor.

Dalam laporan Crash.net 17 Oktober 2026, usulan Bastianini masih berupa permintaan agar penyelenggara mengevaluasi jadwal tes. Belum ada keputusan resmi dalam sumber tersebut yang memastikan pembalap reguler akan diizinkan mengikuti sesi shakedown Sepang pada Januari.

Banner Iklan Website

Belum ada komentar

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email