Kejurprov Karate Porbikawa Jatim Diikuti 270 Atlet dari Lima Daerah

Kejurprov Karate Porbikawa Jatim Diikuti 270 Atlet dari Lima Daerah
ejatimnews,

Sebanyak 270 atlet mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Porbikawa Jawa Timur yang digelar di Gelanggang Remaja Surabaya, Minggu (11/10/2026). Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus evaluasi kemampuan karateka dari lima daerah di Jawa Timur.

Mengutip laman resmi KONI Jawa Timur, para peserta berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, dan Batu. Kejuaraan tersebut menjadi penyelenggaraan Kejurprov pertama yang digelar Porbikawa di Jawa Timur.

Ketua Pengurus Besar (PB) Porbikawa, Totok Lusida, mengatakan kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan dan pengembangan perguruan di berbagai daerah.

“Ini adalah Kejurprov pertama yang digelar. Dulu Porbikawa dikenal sebagai perguruan kecil, namun kini terus kita kembangkan. Setelah Jatim, daerah lain seperti Sulawesi Selatan dan Manado juga disiapakan untuk menyelenggarakannya,” jelas Totok saat ditemui di lokasi pertandingan.

Menurut Totok, pihaknya juga tengah mematangkan rencana penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada 2027. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi jenjang pertandingan yang lebih tinggi bagi atlet Porbikawa.

Ketua Umum Pengprov Porbikawa Jawa Timur, Kandradi Lookman, menyebut jumlah peserta pada Kejurprov kali ini telah memenuhi target panitia. Selain menguji kemampuan teknis, kejuaraan juga diarahkan untuk membangun karakter dan kepribadian generasi muda.

“Tujuannya tentu untuk meningkatkan prestasi atlet agar mereka semakin mencintai olahraga karate. Melalui ajang ini, kita ingin menanamkan jiwa kesatria, sportivitas, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab sejak dini,” ujar Kandradi.

Ia menambahkan, atlet yang berhasil menjadi juara akan diproyeksikan mengikuti program pembinaan secara bertahap. Langkah tersebut diharapkan membantu pengurus menjaring bibit atlet potensial untuk pengembangan karate Jawa Timur.

Ketua Panitia Penyelenggara, Susy Honest, menjelaskan bahwa kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan, sementara pelatih dan pengurus dapat mengevaluasi hasil pembinaan di daerah masing-masing.

Promo Perumahan Grand Eastern

“Kejurprov Porbikawa Jatim ini menjadi ajang atlet untuk menguji kemampuan dan juga bisa dimanfaatkan oleh pengurus maupun pelatih untuk melakukan evaluasi. Selain itu juga sebagai wadah kompetisi dan memperkuat hubungan antar Pengcab yang ada di Jatim,” katanya.

Dalam kejuaraan tersebut, pengurus Porbikawa juga memberikan apresiasi kepada keluarga yang mengirimkan lebih dari satu anggota untuk bertanding sebagai atlet.

Totok mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk motivasi agar keluarga terus mendukung pembinaan dan prestasi atlet. Selain itu, peserta memperoleh piagam yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan jalur prestasi sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selain piagam yang dapat dimanfaatkan untuk jalur prestasi sekolah, kami menyajikan hadiah apresiasi bagi keluarga yang menyumbang dua hingga tiga atlet di Porbikawa. Ini bentuk motivasi agar mereka semakin bersemangat dan terus berprestasi,” pungkas Totok.

Melalui Kejurprov ini, Porbikawa Jawa Timur berupaya memperkuat pembinaan atlet melalui kompetisi, evaluasi kemampuan, dan penjaringan atlet potensial. Pengurus juga menargetkan kejuaraan serupa dapat menjadi agenda rutin untuk mendukung perkembangan karate di daerah.

Banner Iklan Website

Belum ada komentar

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email