Trofi Piala Presiden 2026 telah menjadi milik Persebaya Surabaya. Namun, gelandang Persebaya Gledson Paixao mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlalu lama menikmati euforia kemenangan.
Menurut Gledson, keberhasilan meraih gelar pada turnamen pramusim tersebut harus menjadi pijakan untuk mengejar target berikutnya. Setelah mendapatkan waktu istirahat, skuad Green Force kembali menjalani latihan di Lapangan C, Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (12/8/2026).
Kembalinya tim ke lapangan menandai berakhirnya masa perayaan. Fokus Persebaya kini kembali diarahkan pada persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/27.
Gledson melihat suasana positif masih terasa setelah keberhasilan menjuarai Piala Presiden. Meski demikian, para pemain memahami bahwa perjalanan Persebaya pada musim ini masih panjang.
“Tentu suasana selalu menyenangkan ketika kami berhasil mencapai salah satu target yang sudah ditetapkan. Namun, pekerjaan belum selesai. Kami menikmati momen ini, tetapi setelah itu harus kembali fokus dan rendah hati karena masih ada target-target berikutnya yang harus dicapai musim ini,” kata Gledson.
Pemain asal Brasil tersebut juga menyebut kondisi tim mulai kembali ke ritme latihan setelah memperoleh waktu istirahat. Proses pemulihan menjadi perhatian agar seluruh pemain dapat kembali berada dalam kondisi terbaik.
“Saya yakin kondisi tim juga baik. Pemain yang secara fisik belum berada di level terbaik akan terus dipantau dan dipulihkan. Terlepas dari prestasi yang sudah diraih, kami tetap harus bekerja keras, terus berkembang, dan berusaha memberikan performa terbaik untuk memenuhi harapan klub maupun harapan kami sendiri,” tuturnya.
Gledson mengakui para pemain sempat menikmati suasana kemenangan setelah Persebaya mencatat sejarah dengan meraih trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya.
Namun, menurutnya, euforia tersebut tidak boleh mengganggu fokus yang telah dibangun sejak awal pramusim.
“Euforia tentu kami nikmati selama dua atau tiga hari. Setelah itu, ketika kembali ke Surabaya dan menjalani aktivitas di GBT, fokus kami sudah beralih kepada target berikutnya. Kami harus kembali mendedikasikan diri untuk pekerjaan yang masih menunggu,” jelasnya.
Gledson menilai keberhasilan Persebaya di Piala Presiden merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani seluruh elemen tim. Kerja keras, kedisiplinan, dedikasi, dan kemauan untuk terus berkembang menjadi bagian dari proses tersebut.
“Kami membangun suasana positif itu melalui kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh tim. Gelar ini menjadi hasil dari kerja keras tersebut. Situasinya memang berubah setelah kami meraih trofi, tetapi prinsip kami tetap sama, yaitu rendah hati, tetap berpijak pada kenyataan, dan terus bekerja,” ujarnya.
Prinsip tersebut juga ingin dipertahankan setelah seluruh pemain kembali berkumpul. Gledson menegaskan keberhasilan meraih satu trofi tidak boleh membuat standar kerja tim menurun.
“Setelah masa istirahat, saya melihat komitmen pemain tetap sangat baik. Mereka kembali dengan kondisi yang positif. Namun, kami harus terus menjaga kerendahan hati. Salah satu target memang sudah tercapai, tetapi perjalanan kami masih panjang,” tegasnya.
Rangkaian pramusim Persebaya masih berlanjut. Bajol Ijo dijadwalkan menghadapi Penang FC dalam pertandingan internasional di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8/2026) malam.
Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk menjaga ritme sekaligus mengukur perkembangan tim sebelum kompetisi Super League 2026/27 dimulai.
Gledson memastikan dirinya bersama rekan-rekan setim tetap membawa semangat yang sama. Setiap pertandingan akan menjadi bagian dari proses untuk mempertahankan standar permainan yang telah dibangun.
“Kami ingin mempertahankan level permainan dan standar yang tinggi. Tuntutan kepada kami juga tetap besar. Karena itu, setiap pertandingan harus kami hadapi dengan serius, layaknya sebuah final. Entah itu pertandingan persahabatan maupun pertandingan resmi, kami akan selalu berusaha memberikan 100 persen,” pungkasnya.








Belum ada komentar