Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menggelar Apel Siaga dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Dermaga Irian, Mako Kodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Kamis (10/9/2026).
Apel tersebut dipimpin Komandan Kodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., selaku Inspektur Upacara. Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI AL tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Upacara diikuti para Pejabat Utama dan Kepala Satuan Kerja Kodaeral IX, personel Perwira, Bintara, Tamtama, serta ASN Kodaeral IX. Turut hadir Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas bersama jajaran Pengurus Jalasenastri Kodaeral IX.
Pasukan upacara terdiri dari personel KRI Posepa-870, KRI Mata Bongsang-873, satu ton Satsik Kodaeral IX, satu ton Perwira Pertama (Pama), satu SST Bintara, satu SST Tamtama, satu SST Satrol Kodaeral IX, serta satu ton ASN Kodaeral IX.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang dibacakan Komandan Kodaeral IX, peringatan Hari Jadi ke-81 TNI AL tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi kesempatan melakukan refleksi terhadap capaian sekaligus memperkuat kemampuan menghadapi tantangan masa depan.
Sebagai salah satu penegak kedaulatan negara kepulauan terbesar di dunia, TNI AL dituntut senantiasa siap menjaga seluruh ruang maritim Indonesia. Tantangan yang dihadapi mencakup dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, ancaman siber, perang informasi, aktivitas grey zone, hingga potensi bencana alam.
Kasal menekankan bahwa transformasi TNI AL tidak cukup hanya dilakukan melalui modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista). Penguatan tersebut juga membutuhkan prajurit yang profesional dan kompeten, doktrin serta organisasi yang relevan, sistem komando dan kendali yang efektif, jaringan informasi terintegrasi, serta dukungan logistik untuk menjamin keberlanjutan operasi.
Kesiapsiagaan itu juga diperlukan dalam berbagai spektrum tugas, termasuk memberikan bantuan kepada masyarakat ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat lainnya.
“Kehadiran TNI AL di tengah masyarakat harus terus diperkuat melalui berbagai program sosial dan kemaritiman, termasuk program ‘Aku Cinta Laut’, pelayanan kesehatan, bakti sosial, penyaluran bantuan kebutuhan pokok, serta pemberdayaan masyarakat pesisir,” tegas Kasal dalam amanatnya.
Dalam amanat tersebut, Kasal menyampaikan tiga penekanan utama kepada seluruh jajaran TNI AL. Ketiganya meliputi peningkatan kesiapsiagaan operasi, menjaga profesionalisme prajurit, serta memperkuat sinergi.
Sinergi tersebut mencakup lingkungan internal TNI, antar-matra, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga seluruh komponen masyarakat.
Jajaran TNI AL juga diminta meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan laut, memberantas berbagai bentuk penyelundupan dan illegal fishing, mengamankan sumber daya alam strategis, serta memperkuat kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di akhir amanat, Kasal menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS TNI AL atas loyalitas, dedikasi, serta pengabdian kepada bangsa dan negara. Penghargaan juga diberikan kepada keluarga besar TNI AL yang terus mendukung pelaksanaan tugas.
“Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI AL menjadi momentum untuk semakin meneguhkan tekad seluruh prajurit Jalasena dalam membangun TNI AL yang modern, tangguh, profesional, dan siap menjalankan setiap tugas negara,” pungkasnya.
Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI AL di Kodaeral IX menjadi momentum untuk kembali meneguhkan kesiapan jajaran TNI AL dalam menjalankan tugas sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dan negara.












Belum ada komentar