Suli Da’im: Guru ITNSA SMK Dituntut Kuasai AI hingga Keamanan Digital

Suli Da’im: Guru ITNSA SMK Dituntut Kuasai AI hingga Keamanan Digital
ejatimnews,

Kualitas guru menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan masa depan pendidikan vokasi. Peningkatan kompetensi pendidik dinilai sebagai investasi strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu menghadapi perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Dr. H. Suli Da’im, M.M., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) sekaligus Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, saat menjadi pembicara dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran Produktif ITNSA (IT Network System Administration) Jenjang SMK Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Leedon Hotel Surabaya, Selasa (3/11/2026).

Dalam pemaparannya, Suli Da’im menegaskan bahwa transformasi digital menuntut Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak sekadar menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah. Lebih dari itu, lulusan SMK harus mempunyai kompetensi nyata yang sesuai dengan perkembangan industri dan kebutuhan dunia kerja.

“Guru produktif harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya agar pembelajaran di sekolah tidak tertinggal dari perkembangan industri. SMK harus mampu menghasilkan lulusan yang siap kerja, mampu memecahkan masalah, dan adaptif terhadap perubahan teknologi,” ujarnya.

Menurut Suli Da’im, bidang IT Network System Administration memiliki cakupan kompetensi yang terus berkembang. Guru produktif di bidang ini perlu menguasai jaringan komputer, administrasi server, keamanan digital, komputasi awan, otomasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Perkembangan teknologi tersebut menuntut proses pembelajaran di SMK terus diperbarui agar selaras dengan kebutuhan industri. Karena itu, pelatihan peningkatan kompetensi guru perlu ditindaklanjuti dengan metode pembelajaran yang memberikan pengalaman praktik kepada siswa.

Ia mendorong penerapan pembelajaran berbasis proyek, penguatan praktik laboratorium, sertifikasi kompetensi, serta kolaborasi nyata antara sekolah dan dunia usaha serta dunia industri.

“Keberhasilan pelatihan tidak cukup diukur dari jumlah peserta atau sertifikat. Yang terpenting adalah perubahan kualitas pembelajaran dan peningkatan kompetensi siswa,” tegasnya.

Sebagai Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suli Da’im juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada hasil.

Promo Perumahan Grand Eastern

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan vokasi perlu didukung pemerataan fasilitas SMK, pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan, serta perhatian terhadap kesejahteraan dan profesionalitas pendidik.

Ketersediaan fasilitas praktik yang memadai menjadi salah satu faktor penting agar siswa dapat memperoleh pengalaman belajar sesuai kondisi dunia kerja. Di sisi lain, guru juga perlu mendapatkan kesempatan untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan mengikuti perkembangan industri.

Suli Da’im mengingatkan bahwa penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Integritas, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis tetap menjadi bekal penting bagi lulusan SMK.

Hal itu juga berlaku dalam pemanfaatan AI. Siswa tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi harus memiliki kemampuan menilai, memeriksa, dan memverifikasi informasi maupun hasil yang dihasilkan teknologi tersebut.

“Mari kita jadikan SMK bukan sekadar tempat memperoleh ijazah, melainkan tempat tumbuhnya kompetensi, karakter, kreativitas, dan keberanian berinovasi. Guru bukan sekadar pelaksana kurikulum, tetapi penggerak perubahan bagi masa depan generasi muda Jawa Timur,” pungkas anggota DPRD Jatim empat periode ini.

Melalui peningkatan kompetensi guru dan penguatan pembelajaran berbasis praktik, pendidikan vokasi diharapkan semakin mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi. Dengan demikian, lulusan SMK tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dan berinovasi menghadapi perubahan.

Banner Iklan Website

Belum ada komentar

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email