Kemendikdasmen Perluas Program PKA, 150.000 Guru Bisa Tempuh S1 atau D4

Kemendikdasmen Perluas Program PKA, 150.000 Guru Bisa Tempuh S1 atau D4
ejatimnews,

Sebanyak 150.000 guru mendapat kesempatan menuntaskan kualifikasi akademik S1 atau D4 melalui Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik (PKA) yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kuota Program PKA melalui mekanisme Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 12.500 penerima manfaat.

Perluasan kesempatan ini menjadi bagian dari upaya Kemendikdasmen mempercepat pemenuhan kualifikasi akademik bagi ratusan ribu guru yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1 atau D4 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Program PKA merupakan program bagi guru untuk memenuhi kualifikasi pendidikan S1 atau D4. Salah satu mekanisme pelaksanaannya adalah RPL, yang memungkinkan capaian pembelajaran yang telah dimiliki guru untuk diakui dan dipertimbangkan dalam proses pendidikan sesuai ketentuan perguruan tinggi.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan, Program PKA tidak hanya menjadi sarana percepatan bagi guru untuk memperoleh kualifikasi pendidikan S1 atau D4.

Program tersebut juga diharapkan berdampak terhadap peningkatan kualitas dan kompetensi guru.

Hal itu disampaikan Fajar saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), Jawa Barat, Senin (21/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Fajar mengapresiasi UMB yang menjadi mitra Kemendikdasmen dalam pelaksanaan Program PKA melalui mekanisme RPL.

“Harapan kita kan ini bukan hanya formalitas mengikuti PKA dan dapat setara S1, tetapi juga harus berdampak terhadap kualitas dan kompetensi para guru kita,” ujarnya.

Fajar mengungkapkan masih terdapat ratusan ribu guru yang belum menyelesaikan pendidikan S1 atau D4 karena berbagai keterbatasan.

Promo Perumahan Grand Eastern

Kondisi tersebut membuat Kemendikdasmen menjadikan percepatan pendidikan guru melalui Program PKA dengan mekanisme RPL sebagai salah satu program prioritas.

“Karena itu salah satu program prioritas kami di Kemendikdasmen adalah mempercepat para guru-guru kita untuk segera mendapatkan pendidikan S1 atau D4 dalam bentuk program PKA melalui RPL,” tuturnya.

Menurut Fajar, penguatan kompetensi guru melalui PKA merupakan bagian penting untuk memastikan transformasi pendidikan di Indonesia berjalan secara simultan.

Guru, kata dia, merupakan aktor utama dalam proses pembelajaran sehingga peningkatan kualitas dan kompetensinya menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan.

Dalam kuliah umum tersebut, Fajar juga mengajak mahasiswa, termasuk guru peserta PKA melalui RPL, untuk terus membangun budaya belajar tanpa terhalang faktor usia.

Para guru yang mengikuti Program PKA melalui RPL disebutnya menjadi contoh bahwa semangat belajar dapat terus berlangsung meskipun berada pada usia yang lebih matang.

“Usia bukan hambatan untuk mencari ilmu,” katanya.

Melalui kerja sama Kemendikdasmen dengan perguruan tinggi seperti UMB, pemerintah berharap para guru tidak hanya memperoleh kualifikasi akademik formal.

Guru juga diharapkan memiliki kompetensi yang semakin kuat untuk mendukung proses pembelajaran yang hidup dan berorientasi pada murid di sekolah.

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email

Belum ada komentar

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email