SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan rangkaian acara spektakuler dalam peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Sejumlah event unggulan seperti Festival Rujak Ulek hingga Light Parade disiapkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Rangkaian kegiatan ini juga diperkuat dengan masuknya beberapa agenda dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, yang menjadi ajang kurasi event unggulan nasional.
Pembukaan HJKS diawali dengan gelaran Piala Wali Kota yang melibatkan 40 cabang olahraga. Kegiatan tersebut berlangsung sejak 10 April hingga 28 Juni 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov X Jawa Timur 2027.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Surabaya, Herry Purwadi, menyebut tahun ini konsep acara dibuat lebih menarik dan berbeda dari sebelumnya.
“Konsepnya berbeda dari tahun sebelumnya, dengan penguatan tema melalui konsep sport fashion yang menampilkan kreativitas busana dari berbagai negara dan daerah,” ujar Herry, Rabu (22/4/2026).
Salah satu agenda utama, Festival Rujak Ulek, akan digelar pada Sabtu malam, 9 Mei 2026, di Surabaya Expo Center (SUBEC). Festival ini dikemas lebih meriah dan diharapkan menjadi daya tarik wisata kuliner khas Kota Pahlawan.
Selain itu, Surabaya Vaganza tahun ini akan tampil berbeda melalui konsep Light Parade. Parade tersebut menghadirkan mobil hias dengan permainan cahaya yang spektakuler.
“Konsep ini lebih kompleks, tidak hanya menggunakan rangkaian bunga, tetapi juga berbasis pencahayaan yang akan membuat kota terlihat lebih hidup,” ungkapnya.
Light Parade dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, dengan rute dari Jalan Pahlawan menuju Balai Kota hingga kawasan Bambu Runcing. Panggung utama akan dipusatkan di Balai Pemuda.
Masuknya Festival Rujak Ulek dan Light Parade dalam KEN 2026 dinilai menjadi peluang besar untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sekaligus mendorong tingkat hunian hotel di Surabaya.
“Capaian tersebut menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong tingkat hunian hotel. Dampak ekonominya tercermin dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan okupansi hotel,” jelasnya.
Untuk mendukung target tersebut, Pemkot Surabaya menggandeng hotel dan agen perjalanan dalam penyediaan paket wisata terpadu, termasuk tiket acara dan paket menginap.
Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat. Pendaftaran Festival Rujak Ulek telah dibuka secara daring dan diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Kediri, Sumenep, hingga Bangkalan.
“Kegiatan ini ditargetkan melibatkan 140 meja dengan masing-masing empat peserta, belum termasuk peserta sport fashion dan tamu Forkopimda,” imbuhnya.
Selain dua agenda utama, berbagai kegiatan pendukung juga turut digelar, mulai dari kegiatan olahraga, bakti sosial, donor darah, hingga program pembebasan pajak.
“Pemerintah Kota Surabaya berharap rangkaian HJKS tahun ini menjadi momentum bersama yang memberikan dampak luas bagi masyarakat. Masyarakat diharapkan dapat menikmati kemeriahan acara, termasuk wisata kuliner khas seperti rujak cingur dalam Festival Rujak Uleg,” pungkasnya.









Belum ada komentar