Jelang May Day, Polrestabes Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jelang May Day, Polrestabes Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
ejatimnews,

SURABAYA – Polrestabes Surabaya menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di 22 titik ruas jalan strategis menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mengamankan jalannya aksi penyampaian aspirasi.

Mengutip Metrotvnews.com, Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Rosyid Hartanto, mengatakan rekayasa tersebut dilakukan melalui metode kanalisasi, yakni pengaturan arus kendaraan dengan pembagian jalur secara terstruktur di titik-titik krusial.

“Jarak antar titik pengamanan telah dihitung secara presisi, berkisar antara puluhan meter hingga lebih dari satu kilometer. Hal ini untuk memastikan distribusi personel merata serta respons cepat terhadap potensi kepadatan maupun gangguan lalu lintas,” kata Rosyid di Surabaya, Jawa Timur seperti dilansir Antara, Jumat, 24 April 2026.

Sejumlah ruas jalan utama menjadi fokus pengamanan, di antaranya Jalan Ahmad Yani, Margorejo, Wonokromo, hingga kawasan pusat kota seperti Tunjungan dan Tegalsari yang dikenal memiliki volume kendaraan tinggi.

Menurut AKBP Rosyid Hartanto, pengamanan tidak hanya melibatkan satuan lalu lintas, tetapi juga didukung unsur samapta dan reserse kriminal, serta instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

“Jumlah personel di setiap titik disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kepadatan arus. Beberapa lokasi strategis diperkuat hingga puluhan personel untuk memastikan pengendalian situasi tetap optimal,” ujarnya.

Selain itu, titik-titik yang berdekatan dengan pusat aktivitas massa juga menjadi perhatian khusus. Kawasan seperti Bundaran Waru, Wonokromo, hingga akses menuju pusat kota diprediksi menjadi titik konsentrasi pergerakan massa saat aksi berlangsung.

Melalui pola kanalisasi ini, arus kendaraan diharapkan dapat diarahkan agar tidak bersinggungan langsung dengan jalur mobilisasi peserta aksi. Skema ini juga memungkinkan pengalihan arus secara fleksibel jika terjadi peningkatan situasi di lapangan.

Lebih lanjut, AKBP Rosyid Hartanto menegaskan bahwa pengamanan May Day 2026 akan mengedepankan prinsip profesional, proporsional, dan humanis.

“Dengan strategi tersebut, peringatan Hari Buruh diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di Kota Surabaya,” kata AKBP Rosyid

Masyarakat pun diimbau untuk mematuhi arahan petugas serta memperhatikan rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama kegiatan berlangsung.

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email
Promo Perumahan Grand Eastern

Belum ada komentar