Mahasiswa KKN Umla Bantu UMKM Sunduk Krispi Perluas Pemasaran Lewat Digital

Mahasiswa KKN Umla Bantu UMKM Sunduk Krispi Perluas Pemasaran Lewat Digital
ejatimnews,

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 04 Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melakukan pendampingan pengembangan produk dan pemasaran Sunduk Krispi, camilan khas Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026) pukul 09.00–10.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program kerja bidang ekonomi KKN UMLA Kelompok 04.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran sehingga dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat desa.

Sunduk Krispi menjadi salah satu produk yang mendapat perhatian dalam program tersebut. Camilan ini menggunakan ikan sunduk, salah satu jenis ikan laut berukuran kecil yang tersedia di wilayah pesisir Lamongan.

Dalam pengolahannya, bagian daging dan duri ikan sunduk dimanfaatkan sebagai bahan produk. Duri ikan yang umumnya dianggap sebagai bagian yang tidak terpakai justru diolah menjadi bagian yang banyak diminati konsumen.

Wilayah Lamongan memiliki potensi perikanan laut, termasuk ikan sunduk yang berukuran sekitar 3–5 sentimeter dan dapat diolah menjadi camilan krispi.

Namun, pemasaran produk olahan ikan sunduk, termasuk Sunduk Krispi, masih menghadapi tantangan dalam hal distribusi dan jangkauan konsumen.

Sebagian pelaku UMKM masih mengandalkan pemasaran secara konvensional melalui pasar lokal sehingga konsumen yang dapat dijangkau masih terbatas di sekitar wilayah usaha.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UMLA Kelompok 04 memberikan pendampingan dengan memperkenalkan strategi pemasaran digital untuk membantu Sunduk Krispi menjangkau konsumen yang lebih luas.

Salah satu strategi yang diterapkan adalah pembuatan konten kreatif berupa video pendek mengenai proses produksi Sunduk Krispi.

Promo Perumahan Grand Eastern

Konten tersebut dibuat untuk memperkenalkan proses produksi yang higienis sekaligus menarik perhatian calon konsumen melalui platform TikTok.

Selain pembuatan konten, mahasiswa KKN juga membantu membuat titik lokasi usaha Sunduk Krispi di Google Maps.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan visibilitas usaha pada peta digital. Dengan adanya lokasi yang tercantum secara jelas, calon pembeli dapat lebih mudah menemukan tempat produksi maupun penjualan Sunduk Krispi.

Program pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN UMLA Kelompok 04 mendapat sambutan dan apresiasi dari pelaku UMKM serta perangkat Desa Kandangsemangkon.

Pendampingan tersebut dinilai memberikan penerapan strategi pemasaran digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemasaran produk lokal.

Melalui pengembangan produk dan digitalisasi pemasaran tersebut, mahasiswa KKN UMLA Kelompok 04 berharap Sunduk Krispi Kandangsemangkon dapat memiliki jangkauan pemasaran yang lebih luas serta semakin dikenal sebagai salah satu produk kuliner dari Desa Kandangsemangkon, Kabupaten Lamongan.

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email

Belum ada komentar

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email