Kasad Dorong Prajurit Kuasai Siber, Turnamen WMS 2026 Jadi Ajang Uji Kemampuan

Kasad Dorong Prajurit Kuasai Siber, Turnamen WMS 2026 Jadi Ajang Uji Kemampuan
ejatimnews,

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak menegaskan pentingnya penguasaan kemampuan siber bagi prajurit TNI AD sebagai bagian dari kesiapan menghadapi perang modern.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau babak final Waskita Manunggal Siber (WMS) Tournament 2026 yang digelar oleh Pussiberad, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, kemampuan di ruang digital tidak bisa dipelajari secara instan, melainkan membutuhkan latihan dan pengalaman yang berkelanjutan.

“Jika kita baru belajar siber saat menghadapi penugasan, maka itu sudah terlambat. Dibutuhkan keahlian nyata untuk memenangkan pertempuran di ruang digital,” tegasnya.

Turnamen WMS 2026 menjadi ajang strategis untuk mengukur kemampuan talenta siber, baik dari kalangan prajurit TNI AD maupun peserta umum dari berbagai latar belakang.

Kompetisi ini diikuti oleh 18 tim kategori TNI AD Plus dan 244 tim kategori umum yang berasal dari kementerian, profesional, mahasiswa hingga pelajar.

Babak penyisihan dilakukan secara daring menggunakan format Capture The Flag (CTF), yang menguji kemampuan peserta dalam berbagai bidang keamanan siber seperti Web Exploitation, Open-Source Intelligence (OSINT), Digital Forensic, Cryptography, hingga AI Security.

Pada kategori TNI AD Plus, Tim Siber Kopassus berhasil meraih juara pertama, disusul oleh Sansidam XII/Tanjungpura di posisi kedua dan Sansidam IV/Diponegoro di posisi ketiga.

Sementara pada kategori umum, 10 tim terbaik melaju ke babak final yang digelar secara langsung di Gedung Siber Pussiberad dengan format King of The Hill (KoTH) berbasis simulasi serangan dan pertahanan secara real-time.

Dari hasil akhir, Tim Institut Persandian Bogor keluar sebagai juara pertama kategori umum, diikuti Tim Siberian di posisi kedua dan Tim Telsec-86 di posisi ketiga.

Para pemenang dijadwalkan menerima penghargaan pada puncak peringatan HUT ke-6 Pussiberad pada 21 April 2026.

Melalui ajang ini, TNI AD berharap dapat mencetak lebih banyak talenta siber unggul guna memperkuat pertahanan negara, khususnya dalam menjaga kedaulatan digital Indonesia di tengah ancaman global yang semakin kompleks.

Belum ada komentar