Warga Perbatasan Serahkan Senjata Api ke Yonarmed 12 Kostrad, Bukti Kepercayaan Masyarakat

Warga Perbatasan Serahkan Senjata Api ke Yonarmed 12 Kostrad, Bukti Kepercayaan Masyarakat
ejatimnews,

Personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad menerima penyerahan satu pucuk senjata api dari warga secara sukarela di Desa Lookeu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Kamis (16/4/2026).

Warga berinisial ES (65) menyerahkan senjata api jenis Springfield laras panjang kepada personel Pos Lookeu dalam kondisi aman dan tertib di kediamannya.

Penyerahan tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses pendekatan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh aparat TNI.

Melalui kegiatan teritorial seperti pelayanan kesehatan dan interaksi sosial dengan masyarakat, personel perlahan mendapatkan informasi terkait kepemilikan senjata api tersebut.

Dengan pendekatan persuasif dan edukatif, warga diberikan pemahaman mengenai risiko serta konsekuensi hukum dari kepemilikan senjata api ilegal.

Setelah melalui komunikasi intensif, warga akhirnya menunjukkan kesadaran dengan menyerahkan senjata tersebut tanpa paksaan.

Diketahui, senjata api yang diserahkan dalam kondisi lama dan berkarat, serta tidak dilengkapi amunisi.

Barang bukti tersebut selanjutnya diamankan oleh personel Pos Lookeu dan dilaporkan secara berjenjang kepada komando atas.

Komandan Pos Lookeu, Hakkul Amin, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

“Pendekatan humanis dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan atau memiliki senjata api ilegal demi menjaga keamanan bersama.

“Kesadaran seperti ini sangat penting demi terciptanya ketertiban dan keselamatan bersama,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendekatan dialog dan kedekatan dengan masyarakat mampu menciptakan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.

Belum ada komentar