Suli Da’im Akan Sidak SPMB di Trenggalek, Masyarakat Diminta Tak Panik Ambil PIN

Suli Da’im Akan Sidak SPMB di Trenggalek, Masyarakat Diminta Tak Panik Ambil PIN
ejatimnews,

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, H. Suli Da’im, mengapresiasi langkah dan kinerja Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang dinilai lebih tertib, terukur, dan ramah masyarakat.

Sebagai bentuk pengawasan terhadap pelayanan publik di bidang pendidikan, politisi senior DPRD Jawa Timur tersebut dijadwalkan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMA Negeri di Kabupaten Trenggalek, daerah pemilihan yang ia wakili.

Sidak tersebut akan dilakukan untuk memastikan proses pengambilan PIN dan verifikasi data calon peserta didik berjalan lancar serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

“Saya ingin melihat langsung bagaimana pelayanan kepada masyarakat di sekolah-sekolah. Dari laporan dan pemantauan awal yang kami terima, pelaksanaan SPMB tahun ini jauh lebih baik dan lebih tertata,” ujar mantan Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur tersebut.

Menurutnya, langkah Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, patut diapresiasi karena telah melakukan berbagai antisipasi agar tidak terjadi penumpukan antrean seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kita mengapresiasi Pak Kadindik Jatim beserta seluruh jajaran Dinas Pendidikan yang telah menyiapkan sistem lebih baik. Ada pembagian kuota layanan harian, pelayanan saat akhir pekan, bahkan hari libur tetap dibuka. Ini bentuk pelayanan publik yang responsif,” tegasnya di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (2/6/2026).

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Surabaya (IKA Umsura) itu juga mengedukasi masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta didik, agar tidak panik maupun terburu-buru dalam proses pengambilan PIN SPMB 2026.

Menurut Suli Da’im, waktu pengambilan PIN masih berlangsung hingga 9 Juni 2026, sedangkan proses verifikasi dijadwalkan sampai 10 Juni 2026 sehingga masyarakat masih memiliki waktu yang cukup untuk melengkapi seluruh persyaratan.

“Masyarakat jangan khawatir dan jangan mudah terpancing isu yang membuat panik. Pemerintah sudah memberikan waktu yang cukup panjang serta fasilitas pelayanan yang memadai. Yang penting, syarat administrasinya dipersiapkan dengan baik,” sarannya.

Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur tersebut juga mengingatkan bahwa proses pengambilan PIN kini lebih mudah karena dapat dilakukan secara daring sebelum verifikasi ke sekolah.

Promo Perumahan Grand Eastern

“Sekarang sistemnya sudah lebih modern. Pengambilan PIN bisa dilakukan secara online terlebih dahulu, lalu datang ke sekolah untuk verifikasi dokumen. Jadi masyarakat tidak harus antre sejak pagi,” jelasnya.

Berdasarkan data sementara Dinas Pendidikan Jawa Timur hingga Selasa (2/6/2026), lebih dari 91 ribu calon peserta didik telah mengambil PIN dari total kapasitas layanan yang mencapai sekitar 1,4 juta akses.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memastikan seluruh proses SPMB berjalan lancar dan hingga saat ini belum ditemukan kendala berarti di lapangan.

Aries juga menegaskan bahwa calon peserta didik yang belum menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) tetap dapat melakukan pengambilan PIN menggunakan surat keterangan sebagai siswa kelas IX.

“Tidak perlu menunggu SKL keluar. Surat keterangan sebagai siswa kelas IX sudah bisa digunakan untuk proses pengambilan PIN,” terang Aries.

Suli Da’im berharap masyarakat dapat memanfaatkan waktu yang tersedia dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan SPMB secara tertib demi masa depan pendidikan anak-anak Jawa Timur yang lebih baik.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Karena itu proses penerimaan murid baru harus dijaga transparan, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email

Belum ada komentar