KKN MAS Kelompok 10 Dampingi Santri TPQ Dusun Princi Belajar Mengaji

KKN MAS Kelompok 10 Dampingi Santri TPQ Dusun Princi Belajar Mengaji
ejatimnews,

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 10 turut berkontribusi dalam pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan pendampingan mengaji rutin di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Dusun Princi, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Pendampingan tersebut berlangsung secara berkala setiap sore. Mahasiswa membantu proses pembelajaran santri sekaligus mendukung pengajar lokal dalam memberikan pendidikan keagamaan kepada anak-anak.

Materi yang diberikan meliputi bimbingan membaca Al-Qur’an dan Iqro’, pendalaman makhorijul huruf dan tajwid dasar, hingga hafalan doa-doa harian.

Tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, mahasiswa juga menanamkan adab dan akhlak kepada para santri. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui kisah para nabi agar lebih mudah dipahami anak-anak.

Untuk menjaga semangat belajar, mahasiswa menggunakan metode pembelajaran interaktif yang disertai permainan edukatif. Pendekatan tersebut membuat suasana belajar mengaji lebih ceria sekaligus membantu santri memahami materi keagamaan.

Pendampingan ini diharapkan dapat membantu anak-anak membangun kebiasaan belajar Al-Qur’an sejak dini sekaligus mengenal nilai-nilai moral dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan mengajar mengaji tersebut menjadi bagian dari pengabdian KKN MAS yang merupakan gerakan kolaboratif Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.

Promo Perumahan Grand Eastern

Pada 2026, Malang Raya menjadi lokasi pengabdian yang menghimpun 59 PTMA se-Indonesia dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai kampus tuan rumah.

KKN MAS Kelompok 10 sendiri terdiri atas mahasiswa dari 10 kampus PTMA, yaitu UMM, Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Bone, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Kolaborasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pendampingan pendidikan keagamaan bagi anak-anak.

Melalui pendampingan rutin di TPQ, mahasiswa KKN MAS Kelompok 10 berharap dapat membantu pengajar lokal dalam proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak Dusun Princi terhadap Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menanamkan fondasi moral dan spiritual kepada generasi muda sejak usia dini.

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email

Belum ada komentar

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email