Kunjungan Trump ke Irlandia Diwarnai Keluhan Warga dan Rencana Demonstrasi

Kunjungan Trump ke Irlandia Diwarnai Keluhan Warga dan Rencana Demonstrasi
ejatimnews,

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di Dublin, Irlandia, pada Sabtu untuk menjalani sejumlah agenda pertemuan dengan para pemimpin negara tersebut dalam rangkaian kunjungan akhir pekan.

Mengutip dari CBSNews, Trump dijadwalkan bertemu secara terpisah dengan Presiden Irlandia Catherine Connolly dan Perdana Menteri Micheál Martin.

Selain pertemuan dengan kedua pejabat tersebut, Trump juga dijadwalkan menyampaikan pernyataan kepada para pemimpin bisnis Amerika Serikat dan Irlandia di kediaman resmi Duta Besar AS di Dublin.

Setelah itu, Trump akan melanjutkan perjalanan menuju klub golf miliknya di kawasan pesisir Doonbeg, di sisi lain Irlandia, untuk menyaksikan turnamen Irish Open.

Kepolisian memasang pembatas di sekitar Phoenix Park, kawasan seluas sekitar 1.750 hektare di Dublin.

Di lokasi tersebut, Trump dijadwalkan bertemu Micheál Martin yang menjabat sebagai taoiseach di rumah tamu negara Farmleigh. Trump juga akan bertemu Presiden Catherine Connolly di kediaman resminya, Áras an Uachtaráin, serta singgah di kediaman Duta Besar AS, Deerfield.

Pengamanan dan penutupan sejumlah area tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian warga Dublin.

Seorang pengemudi taksi, Christopher Fox, menyampaikan kritik keras terhadap kunjungan Trump dan rencananya bermain golf di Doonbeg.

“Dia menyebabkan kekacauan di kota ini karena dia ingin pergi ke Doonbeg dan bermain golf,” kata Fox.

Ia kemudian melanjutkan kritiknya terhadap agenda tersebut.

“Dunia sedang dilanda kekacauan dan orang ini malah bermain golf,” ujarnya.

Kritik terhadap Trump juga datang dari kalangan mahasiswa. Mina Petrovski, seorang mahasiswa universitas, menyoroti sikap Trump terhadap sejumlah kelompok masyarakat.

Promo Perumahan Grand Eastern

“Sikapnya terhadap perempuan, terhadap imigran, terhadap komunitas minoritas secara umum sangat menjijikkan,” kata Petrovski.

Ia juga mengkritik keputusan pemerintah Irlandia yang menyambut kedatangan Trump.

“Memalukan bahwa pemerintah Irlandia menyambutnya dengan tangan terbuka,” ujarnya.

Di tengah kunjungan tersebut, sejumlah kelompok oposisi berhaluan kiri, kelompok anti-militer, organisasi pro-Palestina, aktivis lingkungan, dan kelompok lainnya juga berencana menggelar demonstrasi menentang Trump di Dublin pada Sabtu.

Kegiatan Trump di Irlandia juga berkaitan dengan kegemarannya terhadap olahraga golf. Presiden AS tersebut dikenal sering bermain golf di klub-klub miliknya di Florida, New Jersey, dan Virginia.

Kehadiran Trump dalam Irish Open melanjutkan kebiasaannya menghadiri sejumlah acara olahraga bergengsi. Ia juga terlibat dalam penyelenggaraan beberapa kegiatan tersebut dengan cara yang turut memberikan manfaat bagi bisnis keluarganya.

Klub golf Trump di Doral, Florida, dan Bedminster, New Jersey, masing-masing telah menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen golf profesional pada tahun ini.

Irish Open menjadi ajang European Tour kedua yang digelar di properti milik Trump pada tahun ini.

Sebelumnya, Nexo Championship digelar pada bulan lalu di lapangan golf milik Trump di Aberdeen, Skotlandia.

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email

Belum ada komentar

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email