SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya mulai melakukan penataan ulang kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS) guna meningkatkan daya tarik wisata di Kota Pahlawan.
Penataan ini difokuskan pada bagian depan kawasan, termasuk pintu masuk, pintu keluar, serta area plaza di sekitar patung Sura dan Baya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan langkah tersebut tidak hanya bertujuan mempercantik tampilan, tetapi juga mendukung pengembangan KBS sebagai destinasi wisata yang lebih modern.
“Jadi terkait pintu masuk, pintu keluar, terkait dengan plaza-plaza yang ada di KBS. Karena ini menunjang KBS, kita juga akan mendapatkan binatang baru karena terkait adanya kerjasama dengan Jepang, sehingga menjadi tambahan satwa di KBS,” kata Wali Kota Eri saat ditemui di KBS, Jumat (24/4/2026).
Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat KBS akan menerima tambahan satwa baru hasil kerja sama internasional. Namun, jenis satwa tersebut belum diungkap ke publik.
“Ada beberapa pasang, tunggu tanggal mainnya,” ungkapnya.
Penataan kawasan ini direncanakan mulai April 2026 dan ditargetkan rampung pada September hingga Oktober 2026.
Menurut Eri, salah satu konsep utama yang diusung adalah menciptakan kesan terbuka dan mengundang, sehingga masyarakat tertarik untuk berkunjung sejak pertama melihat area depan KBS.
“Jadi orang itu merasa ketika melihat itu (KBS) ingin masuk, jadi itu yang kita lakukan. Untuk bentuknya (desainnya) seperti apa, suprise nanti, KBS akan berubah sangat menarik,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Krestian, menjelaskan penataan akan diawali dari tampilan luar KBS yang dinilai kurang terawat.
“Terutama tampilan luarnya dulu ya, area plaza ini kelihatannya kan sudah rungsep (tidak terawat) lah ini. Jadi akan lebih terbuka, kemudian di depan itu kan ada pos polisi sudah kita minta untuk bergeser, nanti area taman juga akan menyatu dengan area gerbang utamanya KBS ini,” kata Iman.
Ia menambahkan, penataan ini bertujuan menyatukan elemen plaza, taman, dan gerbang utama agar terlihat lebih rapi dan estetis.
“Akan kita rapikan, bagian depan plazanya, fasadnya kita sesuaikan nanti. Jadi area patung dengan KBS ini akan menyatu,” ujarnya.
Proses pengerjaan akan dilakukan secara paralel di sisi utara dan selatan, dengan konsep desain organik yang disesuaikan dengan karakter KBS.
“Paralel semua ini ya, kita butuh waktu enam bulan untuk tuntas. Tahun ini selesai, karena pengerjaannya relatif minor,” jelasnya.
Lebih jauh, penataan ini juga diarahkan untuk mendukung konsep night zoo, sehingga KBS dapat menjadi destinasi wisata malam yang menarik bagi masyarakat.
“Pak Wali kan juga minta, agar menarik konsep night zoo-nya bisa lebih tersajikan kepada warga dan warga tertarik untuk masuk ke KBS. Ya ini lebih dipromosikan lagi,” pungkasnya.










Belum ada komentar