Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali mengingatkan seluruh perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya agar membuka capaian kinerja kepada publik.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan masyarakat mengetahui secara langsung hasil kerja setiap dinas, baik dari sisi output maupun outcome program yang telah dijalankan.
Eri menegaskan, keterbukaan informasi harus diperkuat, termasuk melalui publikasi di media maupun kanal resmi pemerintah.
“Ini pernah saya sampaikan di media, dan saya berharap warga itu bisa melihat dan di-publish di web-nya output-outcome-nya masing-masing dinas. Jadi mungkin penurunan stunting, terus penurunan pengangguran ini dimunculkan, agar warga bisa melihat,” kata Eri, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, publikasi tersebut juga perlu dilakukan secara rutin, khususnya menjelang akhir tahun anggaran. Dengan begitu, masyarakat dapat menilai langsung kinerja masing-masing perangkat daerah.
Ia menyebut, langkah ini sekaligus menjadi bentuk transparansi sekaligus evaluasi kinerja yang berdampak langsung pada posisi pimpinan dinas.
“Karena pemilihan kepala dinas itu bukan lagi like and dislike, tapi (dinilai dari) kemampuan mereka beradaptasi dan komunikasi, agar output-outcome-nya tercapai,” tegasnya.
Eri menambahkan, keterbukaan data ini bukan hanya soal pelaporan, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong kinerja yang lebih optimal.
Untuk mempercepat implementasi, ia telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya agar seluruh perangkat daerah segera menyampaikan laporan capaian tersebut dalam waktu dekat.
“Saya sudah perintahkan Sekda maksimal minggu depan, senin atau selasa sudah disampaikan output dan outcome-nya, sehingga warga sudah bisa melihat semuanya. Di situlah, maka tujuan kota itu akan bisa tercapai dengan pergerakan bersama,” pungkasnya.










Belum ada komentar