Jalur Prestasi SPMB Surabaya 2026 Kini Pakai Gabungan Nilai Rapor dan TKA

Jalur Prestasi SPMB Surabaya 2026 Kini Pakai Gabungan Nilai Rapor dan TKA
ejatimnews,

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengubah sistem penilaian jalur prestasi pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 untuk jenjang SMP Negeri.

Pada tahun ini, jalur prestasi akademik tidak lagi hanya mengacu pada nilai rapor, tetapi juga digabung dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Mengutip dari Bicarasurabaya.com, Kepala Dispendik Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan jalur prestasi mendapatkan kuota sebesar 35 persen dari total penerimaan siswa baru SMP Negeri di Surabaya.

Kuota tersebut dibagi menjadi tiga subjalur, yakni prestasi akademik sebesar 20 persen, perlombaan dan pertandingan 12 persen, serta penghafal kitab suci 3 persen.

“Kalau dulu langsung nilai akademik rapor, sekarang akan dikombinasikan dengan hasil TKA,” kata Febrina, Jumat (22/5/2026).

Dalam skema baru tersebut, nilai Tes Kemampuan Akademik memiliki bobot 40 persen, sedangkan nilai rapor menyumbang 60 persen.

Hasil TKA dijadwalkan diumumkan pada 26 Mei 2026.

Menurut Febrina, pengumuman hasil TKA diharapkan membantu calon siswa dan orang tua dalam memetakan peluang masuk SMP negeri melalui jalur prestasi akademik.

Selain jalur akademik, Dispendik Surabaya juga menerapkan perbedaan penilaian untuk prestasi non-akademik antara kompetisi berjenjang dan open tournament.

Kompetisi berjenjang yang diselenggarakan pemerintah disebut memiliki poin lebih tinggi karena peserta harus melewati seleksi mulai tingkat daerah hingga nasional.

“Jenjang itu mulai tingkat kecamatan, lalu kota, provinsi sampai nasional. Poinnya jauh lebih besar dibanding open tournament,” ujar Febrina.

Promo Perumahan Grand Eastern

Ia menjelaskan sistem tersebut diterapkan untuk memberikan penghargaan lebih kepada siswa yang lolos melalui tahapan seleksi resmi dan kompetitif.

Dispendik juga menerapkan tahapan seleksi bertingkat pada jalur prestasi.

Jalur perlombaan dan penghafal kitab suci akan dibuka lebih dulu dibanding jalur prestasi akademik.

Menurut Febrina, langkah itu dilakukan agar siswa yang belum lolos di jalur perlombaan masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi melalui jalur akademik.

“Yang sudah mengambil perlombaan tapi belum beruntung, masih bisa masuk di jalur rapor,” jelasnya.

Untuk jadwal pelaksanaan, verifikasi jalur prestasi perlombaan akademik dan non-akademik berlangsung pada 21 April hingga 15 Juni 2026.

Pendaftaran dibuka pada 27-29 Juni dan hasil seleksi diumumkan pada 30 Juni 2026.

Sementara itu, jalur penghafal kitab suci memiliki jadwal yang sama.

Adapun jalur prestasi akademik dibuka pada 1-3 Juli 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 4 Juli 2026 setelah proses verifikasi berlangsung sejak 20 April hingga 15 Juni 2026.

Kirim Berita Anda

Punya kegiatan, rilis resmi, atau informasi menarik? Kirimkan berita dan foto ke redaksi ejatimnews.com.

Terbuka untuk sekolah, kampus, instansi, dan komunitas.

Kirim via Email

Belum ada komentar